by OBBA

Membangun Hunian di Atas Lahan 50 Meter Persegi? Ini Inspirasinya, Dijamin Jatuh Cinta

Rachel Audrey Rachel Audrey
Loading admin actions …

Memiliki rumah tentu menjadi harapan bagi hampir seluruh pasangan. Di mana tidak harus khawatir membayar sewa atau diminta pindah oleh pemilik kontrakan. Namun masalah keterbatasan dana serta tuntutan ekonomi yang tinggi memberikan tantangan tersendiri. Apalagi jika ingin tinggal di tengah kota besar, harga permeter tanah bisa sangat mahal.

Pasangan muda dari Korea Selatan ini membeli tanah seluas 50 meter persegi di Seoul, Ibu Kota negara tersebut. Kedengarannya kecil sekali ya? Tapi dengan rancangan denah dan arsitektur yang mendetil dan mantap, lahan ini bisa berubah menjadi hunian yang nyaman. Ditambah dengan berada di pojokan dan tanah berkontur miring, mari kita lihat perjalanan pembangunan rumah mungil ini.

Ruang Penyimpanan

Dilihat dari ukurannya, kelihatan kecil ya. Memang kecil namun ini tantangan bagi pemilik rumah. Agar jangan menyimpan terlalu banyak barang. Sedikit tapi semuanya bermanfaat, itu lebih penting.

Mimpi yang Jadi Nyata

Pada awalnya, membuat denah dan desain rumah untuk luas tanah 50 meter persegi membuat pasangan ini deg-degan. Apakah mungkin, semua bagian rumah bisa dimasukkan dengan lahan terbatas seperti ini? Apalagi letaknya di tikungan jalan yang agak curam, berarti banyak kendaraan yang lalu lalang di sana. Akhirnya diputuskan bahwa hal terpenting adalah membangun pondasi dasar dan pagar yang kuat. Karena kondisi ini, tidak memungkinkan memiliki pagar yang macam-macam. 

Yang terpenting adalah kokoh dan bisa menahan kontur tanah. Anak tangga juga diletakkan di luar untuk efesiensi. Bagaimanapun juga, mimpi besar untuk memiliki rumah mungil dan nyaman akhirnya tercapai juga.

Jika Dibedah, Begini Di Dalamnya

Rumah ini pada dasarnya terdiri dari dua lantai. Kamar ada di lantai bawah, sedangkan dapur ada di lantai atas. Ada juga tempat untuk memarkir sepeda. Penataan yang cemerlang!

Beberapa Ruangan Dijadikan Satu

Pasangan muda biasanya belum memiliki anak sehingga ruangan yang dibutuhkan belum terlalu banyak. Dapur kecil merangkap ruang makan dan tempat bersantai? Bisa kok diatur seperti itu. Bahkan ditambahkan rak buku, jendela lebar serta rak penyimpanan juga memungkinkan. Material bangunan ini harus kokoh serta tahan lama. Pilihan warna juga tidak perlu terlalu banyak daripada nanti memberikan kesan sempit.

Tangga Mungil Dari Bawah ke Atas

Ternyata banyak yang salah mengerti tentang konsep membangun tangga yang benar. Rupanya fokusnya bukan pada lebar, tapi jarak antara satu anak tangga dengan yang lain. Semakin pendek, anak tangganya juga semakin banyak tapi makin nyaman ditapaki. Rumah ini salah satunya, anak tangganya pendek, dilapisi kayu. Jadi dingin, apalagi mengingat rumahnya memiliki ukuran yang tidak besar. Pas sekali.

Ternyata Lapang Juga ya

Pencahayaan selalu menjadi faktor penting bagi setiap rumah. Jika sirkulasi udara dan cahaya buruk, akan mendatangkan banyak masalah. Mulai dari jamur di tembok, rumah jadi lembap dan masih banyak lagi. Jendela besar ini 'menyetorkan' cahaya yang cukup bagi rumah mungil ini. Kayu juga dipilih sebagai lantai dan anak tangganya agar hangat saat musim dingin dan dingin saat musim panas.

Bagaimana, ternyata tidak ada yang tak mungkin bukan? Ada banyak lagi inspirasi rumah mungil minimalis di sini.

Simak juga:

Hindari 20 Kesalahan Ini Pada Dekorasi Rumah Anda

Rumah Satu Lantai Berdinding Semen Indah dan Hemat Biaya

20 Desain Dapur Modern, Sederhana, dan Menawan!

Apakah mimpi besar anda untuk memiliki rumah mungil dan nyaman sudah  tercapai?
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Request free consultation

Discover home inspiration!