Ruang Makan by atelier m

Rumah Keluarga Kecil Nyaman dengan Bujet Efektif

Dyah Swastantika Dyah Swastantika
Loading admin actions …

Harga beli dan sewa rumah terus melambung tinggi. Situasi ini membuat kita harus kreatif dalam hal pengadaan tempat tinggal. Proyek pembangunan rumah berikut ini adalah salah satu contoh sempurna terkait pembangunan rumah dengan biaya terjangkau. Rumah tiga lantai ini berdiri di tengah kota yang padat penduduk. Tapi kondisi ini tak menghalangi penghuni rumah mendapatkan kenyamanan. Bagaimana mungkin? 

Mari kita tinjau bersama hasil rancangan M Atelier, firma arsitektur asal Jepang.  

Rumah kecil berlantai 3

Luas lahan bangunan ini adalah 20 pyeong (66,11 meter persegi). Sedangkan luas bangunan adalah 10 pyeong (33,05 meter persegi). Lantai pertama adalah kamar tidur dan kamar mandi untuk pasangan suami istri, ruang keluarga ada di lantai dua. Sementara kamar anak-anak ada di lantai tiga. 

Rumah ini berhimpitan dengan rumah para tetangga. Namun dinding luar telah dirancang agar para penghuni rumah bisa tinggal dengan aman dan nyaman. Rumah mungil ini memiliki ruangan-ruangan sempurna di dalamnya. Ada juga balkon yang ditujukan sebagai tempat bersantai di udara terbuka. 

Rancangan eksterior yang meyakinkan

Sulitnya mencari lahan parkir adalah hal yang biasa terjadi di pemukiman padat penduduk. Ahli kami berhasil membuat tempat parkir pribadi untuk menyelesaikan masalah ini. Garasi dibangun menghadap langsung ke jalan, namun agak menjorok ke dalam. Balkon dilengkapi dengan panel kayu agar privasi penghuni rumah terhindar dari rasa ingin tahu tetangga. Panel kayu juga berfungsi sebagai pengaman, agar anak-anak tidak terjatuh saat bermain di balkon. 

Sentuhan interior tradisional Jepang

Koridor menuju ruangan dirancang sederhana dan rapi. Di sisi kanan adalah kamar mandi dan kamar tidur terpisah untuk para orang tua. Para tamu yang bertandang ke rumah ini akan dipersilakan masuk ke ruang tamu yang ada di lantai dua. 

Kamar tidur pasangan di lantai satu

Kamar tidur suami istri di lantai satu dilengkapi akses langsung ke garasi. Para arsitek kami menempatkan sebuah lemari pakaian kustom dan rak kabinet kecil untuk menghemat tempat dan efektivitas ruangan. Pintu kaca geser yang menghubungkan kamar dengan garasi dibuat lebar agar ruangan lebih terang dan tidak terasa sempit. 

Kamar mandi sekaligus ruang cuci

Ini adalah kamar mandi yang digunakan bersama oleh keluarga ini. Interiornya dirancang seefektif mungkin sesuai dengan ketersediaan lahan. Pintu geser berfungsi sebagai pemisah antara kamar mandi dan ruang untuk mencuci pakaian. Solusi cerdas bagi keluarga yang sering menghadapi hari-hari sibuk, terutama di pagi hari. Pintu geser juga solusi untuk menghemat tempat di rumah dengan lahan terbatas. 

Ruang keluarga di lantai 2

Di lantai dua kita akan menemukan sebuah area di mana keluarga ini biasa berkumpul di pagi dan sore hari. Area ini berfungsi sebagai ruang keluarga, ruang makan, sekaligus dapur. Lantai bawah dirancang untuk orang tua, sedangkan lantai teratas untuk anak-anak. Suatu rancangan sempurna yang dibuat berdasarkan fungsi tiap area. 

Ruang tamu dengan balkon

Ruang tamu sekaligus ruang keluarga di lantai dua terhubung dengan balkon. Pintu kaca membuat ruangan ini hangat dan cerah oleh sinar matahari. Rumah mungil ini menggunakan bahan kayu untuk lantai, furnitur dan panel kayu di balkon. Furnitur dan lantai kayu memiliki warna senada, sedangkan warna panel kayu senada dengan sofa. Menarik ya? 

Kamar tidur di lantai tiga

Lantai tiga adalah kamar tidur sekaligus ruang bermain untuk anak-anak. Cahaya dari jendela/ pintu kaca geser membuat ruangan ini tampak cerah. Furnitur diminimalisir agar tersedia ruang lebih luas untuk bermain. 

Ruang bermain anak

Ini adalah area yang berhadapan dengan tempat tidur anak di atas. Ada banyak tempat untuk menyimpan mainan anak dan perlengkapan lainnya. Furnitur warna-warni sengaja digunakan agar anak-anak semakin betah menghabiskan waktu di ruangan ini.

Aman bermain di balkon

Di Indonesia, balkon adalah area berbahaya untuk anak. Inilah solusi yang bisa Anda contek untuk menciptakan rumah yang aman dan ramah untuk anak. Panel kayu yang kokoh, tinggi dan rapat di balkon akan membebaskan para orang tua dari rasa khawatir. Jendela di tengah panel kayu ini telah dilengkapi dengan semacam kawat agar anak tak bisa menjulurkan anggota tubuhnya. Aman bukan? 

Apakah Anda saat ini tinggal di daerah yang padat penduduknya? Mari berbagi pengalaman di kolom komentar di bawah ini. 
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Request free consultation

Discover home inspiration!