Kelebihan dan Kekurangan Rumah Sederhana Tipe 36, 45, dan 60 | homify Kelebihan dan Kekurangan Rumah Sederhana Tipe 36, 45, dan 60

Kelebihan dan Kekurangan Rumah Sederhana Tipe 36, 45, dan 60

Dyah Swastantika Dyah Swastantika
Pagar Huni Residence ARAT Design Rumah Minimalis
Loading admin actions …

Kita sering menemukan istilah rumah tipe 36, tipe 45, dan ada juga tipe-tipe lainnya. Istilah ini sering digunakan oleh para developer properti atau pengembang perumahan untuk mendeskripsikan berbagai pilihan jenis rumah yang mereka tawarkan. Satu perumahan bisa terdiri dari beberapa tipe rumah, atau hanya terdiri dari satu tipe rumah saja. Tipe rumah pada akhirnya bukan hanya menunjukkan luas area di rumah itu, tetapi juga bisa menjadi patokan harga. Konsumen atau calon pembeli rumah akan lebih dimudahkan karena bisa memilih rumah sesuai dengan ketersediaan bujet. Apa sajakah perbedaan antara tiga rumah sederhana ini? Ikutilah pemaparan homify.

1. Rumah sederhana tipe 36

Rumah minimalis type 36 artinya rumah memiliki luas bangunan 36 meter persegi. Rumah tinggal ini biasanya memiliki spesifikasi sebagai berikut: 

1. Jenis pondasi: umumnya batu kali 

2. Dinding: batu bata plester, batako, atau beton 

3. Lantai: keramik atau granit berukuran 60 x 60 cm

4. Carport/ tempat parkir kendaraan: batu alam atau cor beton 

5. Rangka atap: rangka atap baja ringan

6. Genteng: genteng beton, genteng keramik, atau genteng tanah liat 

7. Plafon: rangka hollow penutup gypsum board, gypsum list 

8. Kusen dan pintu: UPVC, aluminium, atau kayu 

9. Sanitary: kloset duduk/ jongkok, biasanya disebutkan mereknya 

10. Instalasi listrik: berapa besar daya listrik di rumah itu, biasanya 900 watt 

11. Instalasi air: PDAM atau sumur bor. 

12. Ruangan: 2 kamar tidur, 1 ruang tamu, 1 kamar mandi, dapur, dan kamar mandi. 

Rumah sederhana siap pakai yang ditawarkan pengembang biasanya juga dilengkapi dengan informasi berapa luas tanah di mana rumah itu didirikan. Misalnya, rumah sederhana tipe 36/60 artinya rumah memiliki luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 60 meter persegi. Data ini nantinya akan digunakan sebagai patokan untuk menghitung berapa harga jual/ beli rumah sesuai NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak).

Bila diketahui NJOP bangunan adalah Rp 1,5 juta per meter persegi dan NJOP tanah adalah Rp 500 ribu per meter persegi, maka penghitungan harga jual/beli rumah sederhana tipe 36 sebagai berikut: 

- Total harga tanah: Rp 500 ribu x 60 meter persegi = Rp 30 juta 

- Total harga bangunan: Rp 1,5 juta x 36 meter persegi = Rp 54 juta 

- Total harga tanah dan bangunan = Rp 84 juta. 

Rumah sederhana tipe 36 sesuai untuk keluarga kecil dengan satu atau dua anak, atau pasangan yang belum memiliki anak. Sesuai tren yang sedang hits, saat ini sebagian besar rumah sederhana dibangun dengan gaya minimalis. Hal ini akan menguntungkan penghuni karena rumah minimalis membantu menciptakan kesan luas. Beberapa pengembang menawarkan desain rumah berkonsep interior open space, di mana dapur, ruang makan, dan ruang tamu berada dalam satu area tanpa sekat. Di masa mendatang, sisa lahan bisa dimanfaatkan sebagai ekstensi bangunan. Namun, mereka yang tinggal di hunian town house mungkin tidak dapat melakukannya sehubungan dengan adanya peraturan dari pihak pengembang. Oleh karena itu, calon pembeli rumah sederhana wajib mencari informasi selengkap-lengkapnya tentang rumah sederhana yang diminatinya daripada menyesal belakangan. 

2. Rumah sederhana tipe 45

Artomoro residences Axis&M Architects Rumah Modern Batu Bata Multicolored
Axis&M Architects

Artomoro residences

Axis&M Architects

Sesuai dengan namanya, rumah sederhana tipe 45 artinya rumah ini memiliki luas bangunan 45 meter persegi. Pada dasarnya, spesifikasi rumah sederhana tipe 45 dan tipe 36 tidak jauh berbeda, baik dari segi bahan-bahan yang digunakan atau jumlah ruangan. Perbedaannya akan terasa pada luas ruangan di masing-masing jenis rumah. Namun, saat ini sudah ada pengembang yang menawarkan desain rumah sederhana tipe 45 dengan 3 kamar tidur, 1 ruang tamu, 1 kamar mandi, dan dapur. Sama seperti rumah tipe 36, rumah tipe 45 yang ditawarkan pengembang biasanya juga dilengkapi dengan keterangan luas lahan. Berdasarkan besaran NJOP yang sama, maka harga jual/beli rumah sederhana tipe 45 dengan luas bangunan 45 meter persegi dan luas lahan 60 meter persegi bisa dijabarkan sebagai berikut: 

- Total harga tanah: Rp 500 ribu x 45 meter persegi = Rp 22,5 juta 

- Total harga bangunan: Rp 1,5 juta x 45 meter persegi = Rp 67,5 juta 

- Total harga tanah dan bangunan = Rp 97,5 juta. 

Bila rumah merupakan bagian dari hunian town house dengan peraturan ketat terkait ekstensi rumah, maka beberapa langkah yang bisa diterapkan untuk menyiasati hal ini adalah: 

1. Agar ruang tamu terasa luas, pemilihan furnitur perlu diperhatikan. Untuk menciptakan kesan lebih lapang, paduan yang ideal adalah sofa panjang dengan kain penutup yang menjuntai ke bawah dan meja kopi bentuk bundar atau persegi dengan kaki-kaki runcing dan ringan. Ukuran meja kopi sebaiknya tidak lebar, lebih baik lagi bila terbuat dari bahan yang tembus pandang. Jangan lupa tempatkan cermin sebagai hiasan dinding. 

2. Bila area dapur cukup sempit, menempatkan meja makan mungkin akan menyita banyak tempat. Pertimbangkan untuk menggunakan meja lipat yang dipasang menempel di dinding. Meja bisa dibentangkan saat dibutuhkan dan diturunkan ketika aktivitas makan sudah selesai. 

3. Membuat loft juga bisa jadi alternatif memperluas rumah tanpa mengubah bentuk bangunan asli. Cara ini juga tidak makan banyak biaya dan praktis, karena bahan yang digunakan adalah kayu. Loft bisa dibuat di bagian sudut dinding, bisa dimanfaatkan sebagai ruang duduk, ruang belajar, atau tempat penyimpanan tambahan. Disarankan agar menggunakan arsitek untuk proyek renovasi kecil ini. 

4. Lemari gantung sangat ideal sebagai tempat penyimpanan yang hemat tempat. Lemari gantung dengan pintu kaca lebih disarankan daripada lemari dengan pintu kayu solid, karena ini akan membantu menciptakan kesan luas dan terbuka di dapur. 

5. Bila ingin menempatkan meja di samping tempat tidur (nakas), lebih baik pilih yang permukaannya berbentuk bulat atau setengah lingkaran. Meja dengan permukaan melingkar akan menciptakan kesan dinamis dan lapang daripada meja dengan sudut runcing. Sebaiknya tempatkan satu nakas saja, karena sepasang nakas akan menyita ruang di kamar tidur. 

3. Rumah sederhana tipe 60

Rumah type 60 bisa dibilang memiliki luas ideal dan sempurna untuk keluarga dengan anak-anak yang sudah menginjak usia remaja. Rumah tipe ini biasanya terdiri dari 3 kamar tidur, 1 ruang tamu, 1 dapur, 1 atau 2 kamar mandi, garasi dan taman. Rumah jenis ini memiliki luas bangunan 60 meter persegi dan luas lahan yang bervariasi, sesuai dengan penawaran dari pengembang. Bahkan ada juga pengembang yang menawarkan rumah tipe 60 dengan dua lantai. Spesifikasi rumah juga tidak jauh berbeda dengan dua tipe rumah di atas. Perbedaan bisa terletak pada besaran daya listrik di rumah, karena rumah tipe 60 yang baru didirikan belakangan ini umumnya berdaya 1200-1300 watt. Bila berdasarkan besaran NJOP yang sama, rincian harga jual/beli rumah sederhana tipe 60 dengan luas bangunan 60 meter persegi dan luas lahan 60 meter persegi adalah sebagai berikut: 

- Total harga tanah: Rp 500 ribu x 60 meter persegi = Rp 30 juta 

- Total harga bangunan: Rp 1,5 juta x 60 meter persegi = Rp 90 juta

- Total harga tanah dan bangunan = Rp 120 juta.   

Baik rumah sederhana tipe 36, 45, maupun 60 biasanya ditawarkan sebagai bagian dari kompleks hunian atau perumahan. Sesuai dengan perkembangan jaman, saat ini jenis perumahan bukan hanya perumnas (perumahan nasional). Ada tiga jenis perumahan yang saat ini mulai populer di kalangan masyarakat Indonesia, terutama mereka yang tinggal di kota besar.

Tiga jenis perumahan itu adalah:  

1. Perumahan town house  

Perumahan jenis ini memiliki jumlah unit rumah yang terbatas, yaitu 10 sampai 50 unit rumah. Biasanya didirikan di area tengah kota, berhimpitan dengan perumahan lainnya. Perumahan town house memiliki satu jalan keluar/ masuk dan dikelilingi pagar tinggi sebagai pengaman. Bentuk rumah biasanya seragam dan tiap rumah dipisahkan oleh satu dinding. Oleh karena itu, pengembang tidak mengijinkan penghuni atau pemilik merombak bentuk rumah karena dikhawatirkan akan mempengaruhi kestabilan rumah di kanan kirinya. Perumahan town house biasanya dilengkapi fasilitas umum, seperti lapangan atau taman. 

2. Perumahan cluster 

Pada prinsipnya perumahan cluster hampir sama dengan perumahan town house. Sama-sama memiliki satu akses keluar/ masuk dan dikelilingi pagar pengaman. Perbedaannya, perumahan cluster terdiri dari lebih banyak unit rumah. Bahkan bisa mencapai ratusan unit rumah. Perumahan cluster terdiri dari beberapa sub kompleks dengan bentuk rumah yang berbeda, baik dalam hal fasad rumah maupun tipe luas bangunan rumah. Rumah cluster biasanya tidak dilengkapi pagar. Perumahan jenis ini biasanya didukung fasilitas umum yang lengkap.  

3. Perumahan kuldesak  

Perumahan kuldesak terdiri dari unit-unit rumah dengan bangunan dan lahan yang lebih luas daripada rumah cluster atau rumah town house. Akses keluar/ masuk juga hanya satu dan dijaga petugas keamanan. Fasilitas publik di perumahan ini pun jauh lebih lengkap. Selain ruang terbuka hijau, perumahan kuldesak juga punya pusat perbelanjaan atau mal sendiri. Mengingat harga rumah kuldesak lebih mahal daripada rumah cluster atau rumah town house, maka penghuninya juga dari kalangan atas. Perumahan kuldesak saat ini hanya terdapat di beberapa kota besar saja, karena tidak banyak pengembang yang berminat mendirikannya.

Desain rumah type 60

Jasa Arsitek Blitar | Jasa Desain Rumah Blitar | Jasa Desain Interior Blitar | Kota Blitar | Jasa kontraktor Blitar |Desain Rumah Minimalis Blitar Archicon Architect Jendela ruang bawah tanah Aluminium/Seng Green
Archicon Architect

Jasa Arsitek Blitar | Jasa Desain Rumah Blitar | Jasa Desain Interior Blitar | Kota Blitar | Jasa kontraktor Blitar |Desain Rumah Minimalis Blitar

Archicon Architect

Rumah type 60 merupakan jenis hunian yang terbilang ideal untuk sebuah keluarga. Rumah tipe 60 adalah hunian yang memiliki luas bangunan sebesar 60 meter persegi.

Selain 6×10 meter persegi, rumah tipe 60 ada juga yang ukuran 8×7 meter persegi, 6×12 meter persegi dan lainnya.

Lalu ada juga yang 60/120 yang berarti rumah tipe 60 persegi yang berada di tanah berukuran 120 meter persegi.


Biasanya rumah type 60 terdiri dari tiga kamar, satu kamar mandi, dapur dan ruang tamu dan ruang ruang keluarga. Lalu, ada carport taman kecil di bagian depan dan belakang rumah yang membuat rumah semakin indah.

Namun jika Anda ingin memiliki kamar tidur yang cukup luas, Anda bisa merancang hunian dengan dua kamar tidur saja. Dan tentunya Anda juga bisa membangunnya menjadi 2 lantai jika membutuhkan beberapa ruang tambahan.

Dan pastikan rumah memiliki ventilasi dan bukaan yang cukup untuk mendapatkan udara dan pencahayaan alami.

Apa saja tipe-tipe rumah?

J City Residential Cluster, Medan Bral Studio Architecture Rumah kecil
Bral Studio Architecture

J City Residential Cluster, Medan

Bral Studio Architecture

Berikut tipe-tipe rumah berdasarkan luas bangunannya:

1.Tipe 21

Rumah termurah yang bisa Anda dapatkan adalah rumah tipe 21. Harganya yang terjangkau serta cicilan yang ringan, membuat orang-orang memilih untuk membeli rumah tipe 21. Dimensi rumah tipe 21 berukuran 3 x 7 meter, 5,25 x 4 meter, dan 6 x 3,5 meter. Rumah tipe 21 biasanya dibangun diatas tanah ukuran 50-60 meter persegi. Rumah ini memiliki satu kamar, satu kamar mandi, serta satu ruangan serbaguna, bisa digunakan menjadi ruang tamu sekaligus ruang makan. Untuk dapur biasanya terdapat di bagian belakang rumah.

2. Tipe 36

Dimensinya 6 x 6 meter atau 9 x 4 meter, biasanya dibangun di atas tanah seluas 60-72 meter persegi. Namun ada juga beberapa rumah yang dibangun di atas tanah seluas 90 meter persegi. Rumah tipe ini memiliki 1 sampai 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, ruang tamu dan ruang makan serta dapur.

3. Tipe 45

Dibangun dengan dimensi 6 x 7,5 meter, dengan luas tanah sekitar 72, 90 dan 96 meter persegi. Rumah ini memiliki dua kamar tidur, 1 kamar mandi, 1 ruang tamu, taman dan parkiran mobil.

4. Tipe 54

Dimensinya 9 x 6 meter dan 13,5 x 4 meter. Dan Anda sudah memiliki 2-3 kamar tidur, 2 kamar mandi, serta ruang tamu dan ruang makan + dapur yang cukup luas, lalu dua taman yang berada di sisi depan dan belakang rumah.

5. Tipe 60

Rumah dengan dimensi 6x10 dibangun diatas tanah seluas 120-150 meter persegi. Rumah ini memiliki 3 kamar tidur dan 2 kamar mandi sebagai standarnya dan juga ruang tamu yang luas.

6. Tipe 70

Rumah dengan luas bangunan 70 meter persegi biasanya berdimensi 7 x 10 meter, 5 x 14 meter. Umumnya rumah dengan tipe 70 sudah memiliki 2 lantai. Tidak hanya menawarkan hunian yang nyaman dan lega, tetapi juga fasilitas pendukung yang next level.

7. Tipe 120

Rumah dua lantai dengan dimensi 10 x 12 atau 8 x 15 meter ini, dibangun diatas tanah > 150 meter persegi. Rumah dengan tipe ini kerap ditemui di kawasan elit.

8. Tipe > 120

Rumah meah ini biasanya sudah dilengkapi dengan swimming pool, gazebo untuk bersantai serta garasi mobil yang luas.

Tipe rumah minimalis

perspektif Aper design Ruang Komersial Modern
Aper design

perspektif

Aper design

Tipe rumah minimalis ini sangat simpel dan tidak terkesan terlalu mencolok. Dengan luas area 90m2, nuansa yang ingin di tampilkan ialah nuansa modern dengan sentuhan industrial namun tetap terlihat bersih.

Penataan di dalam ruang dibuat seoptimal mungkin, dengan pencahayaan dan sirkulasi udara yang harus ada di masing-masing ruang. Mengingat luas site yang tidak begitu besar (5mx18m), maka permainan warna dan bukaan yang besar harus dioptimalkan agar kesan luas terasa pada ruang.







Manakah tipe rumah sederhana yang akan Anda pilih? Ceritakan pada kami di kolom komentar. 
Casas inHAUS Rumah Modern

Butuh bantuan dengan projek Anda?
Hubungi kami!

Temukan inspirasi hunian