Ruang Makan by demarcasueca

Harga Triplek Berdasarkan Kegunaannya

Loading admin actions …

Kayu adalah salah satu material yang tidak akan pernah berhenti dimanfaatkan. Sejak zaman dahulu hingga masa modern kini, kayu masih terus digunakan untuk berbagai keperluan, terutama sebagai bahan baku untuk membuat rumah, gedung, hingga furnitur. Salah satu cara untuk mempermudah penggunaan kayu ialah dengan mengolahnya menjadi triplek. Mengapa demikian?

Persediaan Kayu yang Menipis

Kita membutuhkan bahan kayu yang berkualitas tinggi agar rumah, gedung, maupun furnitur yang dibuat lebih awet dan tahan lama. Namun, faktanya, ketersediaan kayu berkualitas makin menipis karena aksi penghijauan yang masih minim. Akibatnya, persediaan pohon di dunia makin berkurang lantaran penebangan dilakukan terus-menerus. Ini sebabnya, diciptakan sebuah terobosan dalam penggunaan kayu, yakni dengan membuat triplek. Langkah ini merupakan cara untuk menghemat jumlah pohon yang ditebang. Sebab, bahan ini merupakan engineering wood atau kayu buatan yang bukan merupakan kayu utuh. 

Bagian pohon yang digunakan untuk membuat triplek jauh lebih sedikit ketimbang bahan untuk pembuatan kayu utuh yang berbentuk balok. Sebab, untuk membuat balok kayu utuh dibutuhkan banyak bagian dari satu pohon. Di sisi lain, bila diolah menjadi triplek, satu pohon menghasilkan lembaran yang lebih banyak. Ini alasannya, triplek juga termasuk salah satu material ramah lingkungan karena tidak menghabiskan begitu banyak pohon.

​Memahami Pengertian Triplek

 Cara membuat triplek adalah dengan  membelah kayu menjadi lapisan yang sangat tipis (veneer kayu) kemudian direkatkan hingga jadilah triplek. Agar mendapatkan hasil yang lebih kuat, veneer direkatkan dengan sudut urat (grain).

Umumnya, lapisan tersebut ditumpuk dengan jumlah ganjil agar dapat mencegah proses pembelokan (warping) serta untuk menciptakan keseimbangan dalam konstruksinya. Pasalnya, apabila lapisan dibuat dalam jumlah genap maka dapat membuat papan menjadi tidak stabil serta lebih mudah terdistorsi.

Sifat dan Ketebalannya

 Kantor & toko by GRAZIANI & DICEMBRINO
GRAZIANI & DICEMBRINO

GRAZIANIDICEMBRINO PANE AL PANE

GRAZIANI & DICEMBRINO

Triplek memiliki sifat fleksibel, biayanya murah, mudah dibentuk, bisa didaur ulang, serta untuk pembuatannya tidak memerlukan teknik yang rumit. Material ini juga hadir dalam beberapa ukuran ketebalan, mulai dari yang berukuran 0,8 mm sampai 25 mm. O, iya.  Masing-masing ukuran juga memiliki kualitas yang berbeda pula. Jika anda telah memperhitungkan biaya membangun rumah dengan seksama, tentu menghitung biaya membuat furnitur seperti ini bukan hal sulit, bukan?

Jenis-Jenisnya

Berikut beberapa jenis triplek yang ada di pasaran, di antaranya:

  1.  Multipleks (plywood)
  2. Bahan untuk pembuatan multipleks ialah berlapis-lapis kulit kayu yang di-press dengan menggunakan tekanan sangat tinggi. Tekstur multipleks rapat, memiliki kekuatan tinggi serta mempunyai ketahanan terhadap air. Multipleks mampu bertahan sampai puluhan tahun apabila perawatannya dilakukan dengan baik.
  3. Melaminto
  4. Melaminto juga sering disebut dengan decorative plywood. Alasannya, melaminto kerap kali digunakan untuk mempercantik tampilan papan kayu. Umumnya permukaan triplek ini berlapis melamin dan polyester sehingga membuat teksturnya licin dan juga berwarna. Melaminto paling sering dijadikan white board dan kitchen set.
  5.  Teakblock
  6. Material teakblock ialah kayu jati. Namun, berbeda dengan kayu jati yang solid, teakblock merupakan papan kayu jati yang berlembar-lembar kemudian ditumpuk jadi satu. Teakblock sendiri harganya cukup mahal, sehingga lebih sering dipakai untuk melapisi papan kayu. Selain sangat kuat, kelebihan teakblock lainnya yakni mempunyai beragam pilihan motif.
  7. Blockboard
  8. Cara membuat blockboard ialah dengan menyusun tiga lapis kayu kemudian digabung menjadi satu. Dua lapisan luar blockboard lebih tipis jika dibandingkan dengan satu lapisan dalamnya yang berukuran 0,5-2 mm. Biasanya, bagian dalam blockboard terbuat dari bahan kayu akasia dan meranti yang memiliki kekuatan sangat solid, jadi tak bisa dilengkungkan.
  9. Particle Board
  10. Cara pembuatan particle board yakni dari serpihan kayu yang kemudian dicetak menjadi bentuk papan. Umumnya triplek jenis ini kualitasnya kurang bagus sebab memiliki kerentanan terhadap air. Akan tetapi, banyak yang menggunakan particle board ini untuk bahan baku furnitur seperti meja, laci penyimpanan, bahkan peti mati karena harganya terjangkau.
  11.  MDF (Medium Density Fiberboard)
  12. MDF yakni papan serat kayu campuran dari serat kayu yang bertekstur lunak dan bertekstur keras. Kemudian, dipakailah lem atau lilin untuk menempelkan serat-serat kayu tersebut lalu dicetak menggunakan mesin yang sudah disetel dengan tekanan dan temperatur sangat tinggi. Umumnya, MDF paling sering dipakai untuk membuat furnitur interior serta pembuatan box loudspeaker.

Kelebihan dan Kekurangannya

Kelebihan triplek:

  • Praktis penggunaannya serta mudah untuk dibentuk, cocok juga untuk dinding partisi di kantor maupun di rumah
  • Sangat tahan terhadap penyusutan, membuat ukuran dan bentuknya tak mudah berubah.
  • Banyak variasi pilihan ukuran dan ketebalannya, sehingga memilihnya jadi lebih gampang.
  • Memiliki ketahanan tinggi terhadap cuaca yang berubah secara ekstrem dan lebih fleksibel sehingga membuatnya mudah ditekuk.
  • Kokoh strukturnya jadi sangat cocok dijadikan kerangka utama dalam pembuatan furnitur.
  • Triplek jauh lebih tahan terhadap air, karena ada lapisan keras menutupi permukaannya.
  • Ukuran triplek sangat presisi dengan lapisan permukaan yang memiliki tekstur super halus.
  • Kekurangan triplek:
  • Jika diterpa cuaca ekstrem tanpa henti, daya tahan triplek tidak sekuat kayu solid.
  • Untuk furnitur di luar ruangan atau outdoor tidak cocok menggunakan bahan baku triplek. Lebih cocok di dalam ruangan, contohnya sebagai pelapis pintu kamar mandi.
  • Karena triplek itu tipis, jadi dari tempat pembeliannya harus ekstra hati-hati ketika mengangkutnya ke lokasi pengerjaan.
  •  Jika sedang tak beruntung, bisa jadi kita akan mendapati triplek yang kurang halus permukaannya, bahkan juga bergelombang.
  •  Bila permukaan triplek tersebut bergelombang, maka presisi ketebalannya menjadi tidak terlalu bagus.
  •  Untuk menggabungkan beberapa lembaran triplek haruslah menggunakan paku tembak jika ingin mendapatkan hasil yang rapi dan maksimal.
  •  Harus benar-benar sangat teliti untuk menyelesaikan proses finishing triplek agar hasil akhirnya sesuai rencana kita.

Langkah-Langkah Memasang Triplek

Untuk memasang sendiri plafon triplek, coba ikuti langkah-langkah aman berikut:

  1. Mempersiapkan seluruh bahan yang hendak digunakan, mulai dari kayu rangka plafon, triplek, paku, cat, dan lainnya.
  2. Siapkan pula peralatan kerja yakni benang ukur, gergaji, palu, dan lainnya.
  3. Periksa terlebih dulu dinding yang akan dipasangi triplek, apakah sudah rapi dan juga siap dipasangi plafon triplek. Lalu pastikan juga atap rumah apakah aman kondisinya aman (dalam artian tidak bocor ketika hujan), sebab hal tersebut bisa merusak plafon.
  4. Mengukur kedataran lokasi tempat memasang plafon dan menentukan titik-titik batasan pemasangan rangka plafon, dengan menggunakan selang air dan benang.
  5. Sesuaikan pemasangan rangka plafon dengan ukuran triplek yang digunakan, pastikan posisinya rapi, datar, dan jangan sampai bergelombang.
  6. Mulai memasang triplek ketika rangka plafon sudah benar-benar selesai dan kuat.
  7. Melakukan compound supaya dapat menutup cacat kayu yang ada pada triplek.
  8. Langkah terakhir yakni finishing dengan mengecat plafon triplek yang sudah terpasang supaya nampak indah dan rapi.

​Harganya

Berikut adalah kisaran harga triplek berdasarkan ukuran dan ketebalannya:

  • 3 mm x 3 x 7 Rp 29.500
  • 3 mm x 4 x 8 palm Rp 41.000
  • 3 mm x 4 x 8 tunas Rp 39.000
  • 4 mm x 4 x 7 Rp 41.000
  • 4 mm x 4 x 8 palm Rp 51.000
  • 4 mm x 4 x 8 tunas Rp 48.500
  • 6 mm x 4 x 8 palm Rp 63.500
  • 6 mm x 4 x 8 tunas Rp 62.000
  • 8 mm x 4 x 8 palm Rp 90.000
  • 8 mm x 4 x 8 tunas Rp 88.500
  • 8 mm x 4 x 8 Rp 79.000
  • 9 mm x 4 x 8 palm Rp 102.500
  • 12 mm x 4 x 8 palm Rp 132.500
  • 12 mm x 4 x 8 tunas Rp 130.000
  • 15 mm x 4 x 8 palm Rp 165.000
  • 18 mm x 4 x 8 Rp 190.000
  • Mil kilap Kc Rp 72.000
  • Mil kilap lumba-lumba Rp 62.000
  • Mil dop Kc Rp 76.000
  • Mil MDF Rp 60.000
  • Mil kilap (hitam) Rp 80.000
  • Mil dop (hitam) Rp 80.000
  • Mil kilap (biru) Rp 80.000
  • Mil kilap (abu-abu) Rp 80.000
  • Teakwood 3x7 TM Rp 62.000
  • Teakwood 4x8 TM Rp 75.000
  • Teakwood 4x8 silver Rp 92.000
  • B/mil 18 mm Rp 203.000
  • B/mil 15 mm Rp 197.000
  • B/B 18 mm Rp 175.000
  • B/B 15 mm Rp 170.000
  • B/T Rp 225.000
  • Kisaran harga multipleks per lembar berdasarkan ukuran:
  • Triplek 2 mm 122x244 Rp 32.000
  • Triplek 3 mm 122x244 Rp 44.000
  • Triplek 4 mm 122x244 Rp 55.000
  • Triplek 6 mm 122 x 244 Rp 69.000
  • Triplek 9 mm 122 x 244 Rp 98.000
  • Triplek 12 mm 122 x 244 Rp 144.000
  • Triplek 15 mm 122 x 244 Rp 179.000
  • Triplek 18 mm 122 x 244 Rp 205.000
  • Blockboard 18 mm 122 x 244 Rp 200.000
  • Teakblock 18 mm 122 x 244 Rp 270.000
  • Polywood Cap Kunci 3 mm 122 x 244 Rp 82.000
  • Teakwood 3 mm 122 x 244 Rp 84.000

Demikian informasi mengenai triplek untuk Anda. Semoga bermanfaat.

Agar penggunaan triplek bisa lebih maksimal, jangan ragu untuk meminta bantuan dari Profesional saat mengerjakannya, ya!
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Request free consultation

Discover home inspiration!