set tempat tidur minimalis retro :   by jeparahousefurniture

Cara Mendesain Ruang dengan Interior Bergaya Pop Art

Henti Kresdiana Henti Kresdiana
Artikel sponsor
Loading admin actions …

Hunian nyaman tidak melulu bicara tentang luas ataupun material terbaik tapi bagaimana mencipta kreasi di tengah keterbatasan space maupun furniture, bagaimana menghidupkan suasana yang monoton menjadi ceria dan berwarna, dan bagaimana “menghidupkan” ruangan yang seolah-olah telah mati.  Hmm.. mungkin ini saatnya untuk mencoba desain pop art pada rumah Anda.

Secara umun desain pop menggunakan warna-warna monokrom dalam menata interior. Warna-warna ini dapat Anda pilih sendiri sesuai keinginan. Bila ingin kesan ceria mencolok dan cerah semisal, maka Anda dapat mengaplikasikan warna-warna seperti orange, kuning, merah, pink atau peach terang. Warna-warna diatas dalam sekejap akan sangat membantu merubah penampilan interior rumah Anda yang tadi monoton menjadi semarak dan berwarna.

Namun bila dirasa belum cukup membangkitkan mood dan menghidupkan ruangan, Anda bisa mengkombinasikan warna-warna lain sesuai imajinasi dan kreativitas. Yang terpenting tetap selaras dengan desain dan tema ruangan.

Inti dari desain pop art adalah penggunaaan warna yang tidak biasa pada hunian Anda. Entah itu pengaplikasiannya bisa pada dinding rumah, furniture ataupun sudut-sudut ruangan yang memberi aksen tersendiri.

Kaum urban yang biasanya memiliki konsep rumah art biasa memadukan gaya ini untuk memperindah tampilan rumah. Dan seiring waktu trend ini banyak dilirik pasangan muda dengan keterbatasan ruang berhasil menyulapnya menjadi semarak dan hidup.

Bukan hanya pada ruangan, warna-warna pop juga dapat diaplikasikan pada furniture ruangan seperti sofa, lemari dan credenza. Dan sebagai penyeimbang agar ruangan tidak berkesan terlalu ramai atau bahkan terlihat childish, tambahkan asesories seperti sofa, lukisan, bantalan sofa, yang terkesan simple dan tidak kaku. Sedikit sentuhan vas bunga di tengah ruangan bahkan dapat menghidupkan suasana dan menjadikannya terlihat segar dan manis.

​Pop Art design

Desain pop art akan selalu berkaitan erat dengan desain pop art yang juga menonjolkan unsur warna berpadu harmonisasi interior.  Seni Pop Art muncul di Inggris pada pertengahan tahun 1950-an yang merupakan bagian dari desain bergaya retro, hasil dari pendobrakan batas-batas seni lazim , dengan memberikan fokus lebih kepada objek yang ditemui sehari-hari.

Tiga unsur utama dalam pop art adalah kekontrasan, ritme dan kesatuan dimanan ketiganya disatukan menjadi satu harmonisasi yang indah. Gaya pop art  pada desain interior menonjolkan kekontrasan warna dan inovasi yang tinggi.

Dalam desain interior modern, gaya pop art difungsikan sebagai aksen yang mendinamiskan ruang.  Gaya ini merefleksikan idealisme, kreativitas, modernitas, dan keberanian bervariasi dalam permainan warna.

​Aliran Seni Simbol dan Visual

Bila diimplementasikan secara simple dalam rumah, maka seni pop Art mengedepankan aliran seni dengan menonjolkan simbol-simbol yang berasal dari media sepeti TV, Koran, iklan dan lainnya. Selebihnya Pop Art  merupakan penggabungan seni warna, foto dan corak yang berani. Bahkan terkadang menggunakan kata-kata atau simbol-simbol khusus untuk menyampaikan pesan dari si pembuat atau penghuninya.

Semisal Anda melihat hiasan dinding bergambar Bob Marley atau Madonna namun dengan tampilan artistic menggunakan warna-warna yang tegas? Itu merupakan salah satu contoh lukisan pop Art yang bermain di kekuatan warna. Atau mungkin yang lebih umun terlihat adalah lukisan Maryline Monroe atau Elvis Presley yang kerap menggantung di café-café yang mengusung tema pop Art sebagai desain interiornya.

Bisa juga berupa tulisan besar yang sengaja dibuat di tengah ruangan untuk menyampaikan maksud tertentu atau hanya sekedar memenuhi fungsi estetika.

Contoh sederhana lain ketimbang hiasan dinding adalah Anda melihat sebuah sofa polos berwarna netral namun bantalan kursi penuh dengan corak dan motif warna-warna fibrant (mencolok). Tentu dalam sekejap akan menarik perhatian siapapun yang melihatnya. Ini seolah menjadi “nyawa” yang menghidupkan ruangan dari kesan monoton. Bisa juga bantalan kursi tersebut bersarungkan symbol-simbol atau tulisan tertentu dalam corak/motifnya.

​Aliran Pop dalam Rumah

Memahami definisi pop diatas, kini saatnya mencoba mengaplikasikannya di dalam rumah Anda. Berikut beberapa langkah yang dapat diikuti sebelum melakukan perubahan.

1.     Memilih tema

Merupakan hal utama yang harus dilakukan sebelum memutuskan untuk mengubah tampilan rumah. Pilihlah tema atau gambar pop art yang sesuai dengan skema warna ruang tamu Anda. Kemudian cobalah untuk konsisten dengan warna ketika mendekorasi.

Semisal pada ruang tamu. Bila Anda belum berani melakukan perubahan desain ekstrim, Anda tetap bisa memakai cat berwarna netral yang sudah menempel di dinding. Anda hanya perlu menambah satu warna terang di salah satu dinding semisal warna biru atau pink terang. Selanjutnya kombinasikan dengan kursi berwarna kontras seperti merah, kuning atau biru terang. Ruang tamu sekaligus ruang keluarga Anda akan nampak hidup dalam sekejap. Atau semisal Anda tak ingin mengganti warna pada sofa atau kursi Anda cukup memberikan sentuhan pop art pada bantal kursi dengan corak berwarna tegas dan menarik.

Tidak perlu memenuhi  seluruh ruangan dengan furniture cukup beberapa saja agar ruangan tetap terkesan luas dan tidak padat. Penggunaan banyak furniture dan corak yang berlebihan hanya akan mengabaikan fokus “tegas dan hidup” yang hendak dicipta menjadi “padat dan ramai”.

2.     Titik Fokus

Kreatifitas lain yang dibutuhkan adalah menentukan titik fokus. Memasang sebuah hiasan dinding bergaya pop art bertujuan untuk membuat titik fokus dalam ruangan. Semisal ruangan didominasi dengan warna netral, maka ini akan sekejap menjadi daya tarik utama sekaligus menambah aksen cerah ke seluruh ruangan.

Jika Anda hanya ingin mengisi dinding kosong di ruang tamu atau ruang keluarga maka pilihlah bingkai gambar yang lebih besar. Atur sedemikian rupa sesuaikan dengan furniture dan interior lainnya sehingga semuanya nampak baik dan menjadi satu harmonisasi yang indah dalam ruangan. Demikian juga dalam pemilihan gambar tidak melulu dipaksakan mengikuti selera pribadi, namun yang dapat menyatu dengan desain interior dan furniture.

​Tips & Trik Desain Pop dalam Rumah

Berikut sejumlah tips yang dapat dicoba untuk merubah tampilan rumah Anda menjadi bergaya pop khususnya bagi para pasangan muda yang tinggal di daerah perkotaan dengan konsep rumah minimalis

1.     Kombinasikan barang lama dengan barang baru

Merubah desain tidak berarti Anda harus mengganti seluruh furniture rumah dengan yang baru. Justru disinilah kreativitas diuji. Semisal Anda memiliki meja jati keluaran tahun 80 an, maka Anda masih tetap bisa menggunakannya, dengan mengkombinasikannya dengan kursi bergaya kekinian berwarna netral atau justru sebaliknya berwarna lebih mencolok ketimbang meja jati.

Begitu juga dengan lemari jaman dulu atau meja makan panjang yang bisa dipadukan dengan sedikit memberi sentuhan warna pada sisi lemari atau memasangkan kursi modern untuk meja makan. Dijamin kesan mencolok dan hidup akan segera memancar.

Semisalpun Anda harus membeli furniture baru untuk melengkapi desain pop rumah Anda, pilihlah furniture kekinian yang praktis dan tidak menyita banyak tempat, dan satu lagi yang colorful sesuai dengan tema yang Anda bangun.

2.     Berani memilih warna

Salah satu ciri khas sekaligus keunggulan dari desain pop adalah pemilihan warna yang lain daripada yang lain, jadi tidak usah terlalu kuatir untuk tabrak warna antara satu dengan yang lain. Yang perlu ditekankankan adalah pengaplikasian di ruangan yang tepat. Semisal ruang tamu, ruang keluarga, ruang kerja atau dapur sekalipun. Karena dengan cara inilah rumah Anda akan terasa “hidup”.

Semisal pun Anda ingin mengurangi corak yang berlebihan di salah satu ruangan, maka Anda bisa mengapikasikannya di ruang istrirahat seperti kamar tidur. Cukup dengan mengurangi sedikit tone pop di kamar sehingga istrirahat Anda di dalam kamar tetap terjaga fungsi dan kualitasnya secara maksimal.

Sementara untuk dapur Anda tetap bisa mengaplikasikan warna netral pada dinding ruangan kemudian mengkombinasikannya dengan warna gelap, semisal Hitam dan putih. Keduanya akan menjadi perpaduan harmonis. Ruangan tidak akan nampak kotor melainkan rapid an terorganisis dengan baik.

3.     Sentuhan Etnik

Variasi lainnya dari desain pop art bisa diperoleh dengan menambahkan desain etnik atau art lainnya di beberapa sudut ruangan atau furniture. Semisal Anda bisa menambahkan karpet bercorak etnik di tengah-tengah ruang keluarga, atau memberikan aksen garis/motif lainnya pada sudut meja atau bingkai lemari.

Yang terutama dalam desain pop art adalah gunakan warna-warna stand out namun di lain sisi gunakan warna kontras dengan tone lembut agar nampak tidak terlalu berlebihan dan sedap dipandang mata.

Semakin tertarik menghadirkan gaya pop art minimalis di hunian Anda, segera hubungi arsitek profesional dalam database homify.

Discover home inspiration!