by XTid Associates

7 Inspirasi Skylight yang Buat Desain Rumah Anda Makin Keren!

Yasmin Shafiyyah – Homify Yasmin Shafiyyah – Homify
Loading admin actions …

Jika ruang-ruang di rumah Anda terasa gelap dan lembab sehingga menimbulkan pembengkakan anggaran untuk lampu yang menyala hampir 24 jam, maka Anda perlu mencari cara mengatasinya. Salah satunya yakni dengan melakukan penempatan skylight pada atap atau dinding rumah. Cara ini cukup ampuh agar rumah terasa lebih sehat, tidak lembab, tidak berjamur, hemat energi, sekaligus membuat interior rumah menjadi lebih cantik. 

Skylight itu apa sih? Secara harafiah, skylight berarti cahaya dari langit. Skylight berfungsi untuk mendatangkan cahaya matahari ke dalam rumah melalui jendela atau kaca berongga yang ditempatkan di atap atau dinding. Tidak hanya menawarkan cahaya alami yang masuk, dari segi desain, penempatan skylight juga akan membuat ruangan tampak lebih besar.

Akan tetapi, dalam melakukan proses penempatan skylight, Anda perlu berkonsultasi dengan ahli untuk menghindari risiko. Misalnya risiko memudarnya warna perabotan karena terkena cahaya matahari secara terus-menerus dengan intensitas yang terlalu tinggi. Pastikan juga kelembapan dalam ruang terkontrol dengan baik agar jamur tidak tumbuh. 

Selain itu, banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam proses pemasangan skylight. Mulai dari jenis skylight, inspirasi penempatan skylight pada desain, material yang digunakan, pemilihan lokasi pemasangan skylight, sudut pencahayaan dan lain-lain. Anda bisa temukan rinciannya pada ulasan lengkap berikut ini.

1. Skylight Ventilasi

Anda bisa mengaplikasikan skylight ventilasi ini pada ruangan yang membutuhkan cahaya alami untuk penerangan sekaligus sebagai sirkulasi udara. Misalnya, di ruang tidur, ruang keluarga, atau ruang tamu. Kelebihan dari skylight ventilasi ini yakni fungsinya sama seperti jendela pada umumnya yang dapat dibuka dan ditutup sesuai kebutuhan.

Akan tetapi, jika berniat melakukan penempatan skylight ventilasi ini, Anda perlu memikirkan rangka skylight agar tidak ada rembesan air yang masuk ke dalam rumah. Pastikan bahwa air hujan tidak akan masuk sedikitpun saat skylight ditutup. Juga perlu dipastikan bahwa skylight ini aman dan tidak menjadi akses pencuri untuk masuk. Meski begitu, jangan takut untuk memaksimalkan ventilasi ruang di rumah Anda.

Skylight jenis ini dapat dikontrol dengan remote dan tenaga listrik. Untuk itu, persiapkan anggaran untuk penempatan skylight ventilasi ini. Adapun kocek yang harus Anda keluarkan untuk skylight ventilasi yakni mulai dari Rp3.300.000 hingga Rp8.000.000 per jendela. Biaya instalasi yang dibutuhkan rata-rata sekitar Rp6.600.000, tergantung pada ukuran skylight dan kompleksitas modelnya.

2. Skylight Tetap

Jenis skylight tetap ini berfungsi hanya untuk memberikan cahaya tambahan. Umumnya, skylight jenis ini tidak dapat dibuka layaknya skylight ventilasi. Tetapi, skylight tetap sangat cocok dan baik ditempatkan di lantai dua sebagai tambahan pencahayaan atau bahkan untuk melihat pemandangan. Anda bisa menempatkan skylight ini sesuai dengan kebutuhan pencahayaan di rumah Anda.

Lalu, berapa biaya instalasi yang dibutuhkan untuk memasang skylight jenis ini pada rumah Anda? Yakni kira-kira bisa mencapai sekitar Rp4.200.000 per jendela, tergantung pada ukuran skylight yang ingin dipasang dan kompleksitas model.

3. Skylight Tubular

 Kantor & toko by Carabox SARL
Carabox SARL

le système de ventilation

Carabox SARL

Berbeda dengan dua skylight sebelumnya, skylight tubular ini berbentuk seperti tabung dan memiliki rancangan ukuran yang sangat kecil, yakni sekitar diameter 10 – 14 inci saja. Meskipun kecil, skylight tubular memiliki beberapa keunggulan tersendiri. Antara lain dapat mengurangi panas matahari di siang hari, dapat membuat tampilan skylight menjadi lebih proporsional karena mengimbangi arsitektur interior lainnya, dan sangat memungkinkan untuk ‘menarik’ banyak cahaya masuk ke dalam ruangan.

Skylight tubular cocok ditempatkan pada ruang yang tidak dapat cahaya dari skylight lainnya. Misalnya, di lorong, kamar mandi, ataupun lemari. Adapun biaya yang perlu dipersiapkan untuk penempatan skylight jenis ini sekitar mulai dari Rp1.350.000.

4. Material Desain Skylight

Atap canopy skylight:   by Semesta Raya Awning
Semesta Raya Awning

Atap canopy skylight

Semesta Raya Awning

Untuk material desain skylight, terdapat banyak pilihan untuk Anda aplikasikan, antara lain seperti kayu, kaca, akrilik, dan polikarbonat. Dengan material kayu, Anda bisa membuat bentuk skylight menyerupai atap segitiga yang terbentuk dari ekspos struktur kayu. Desain ini akan membuat tampilan skylight lebih elegan, terutama ketika cahaya alami masuk melalui sela-sela kayu.

Selain kayu, pemilihan material skylight yang tepat adalah kaca karena memiliki ketahaan terhadap api. Tetapi, Anda perlu menggunakan kaca pelapis beremisi rendah yang berfungsi menjaga panas. Adapun untuk jenis kaca, Anda bisa memilih dua kaca yang memiliki daya tahan yang sangat tinggi dibanding jenis kaca lain, yakni kaca tempered dan kaca laminated.

·        Kaca Tempered

Kaca jenis ini terbentuk dengan cara dipanaskan hingga mencapai temperatur 700 derajat celsius, lalu didinginkan seketika dengan cara menyemprotkan udara secara rata di dua permukaan kaca. Jika dibandingkan pada kaca biasa dengan ketebalan yang sama, kekuatan kaca tempered dapat mencapai 3 – 5 kali lipat dari kekuatan kaca biasa.

Kekuatan ini meliputi ketahanan terhadap beban angin, tekanan air, benturan dan perubahan temperatur yang tinggi. Keunggulan lainnya adalah jika kaca ini pecah, makan pecahannya berbentuk kecil-kecil dan tidak tajam alias tumpul sehingga aman digunakan.

·         Kaca Laminated

Selain kaca tempered, kaca laminated juga tepat digunakan sebagai material skylight karena mampu meredam sinar UV. Selain itu, kaca laminated ini juga dapat meredam suara. Hal ini karena kaca laminated terdiri dari komposisi satu atau lebih lembaran polifinil yang transparan, kuat, dan fleksibel, dengan satu atau lebih lembaran kaca float, lalu disatukan melalui proses pemanasan dan pengepresan.

Keunggulan lainnya adalah jika pecah maka pecahannya tidak akan jatuh dan berhamburan, melainkan akan tetap melekat pada film dan kaca laminated pun akan tetap terpasang pada rangkanya.

Akan tetapi, apabila material kayu dan kaca terasa mahal untuk skylight, Anda bisa memilih alternatif lain yakni menggunakan plastik seperti ABS, akrilik, dan polikarbonat.

5. Ragam Bentuk Skylight

 Gedung perkantoran by Chaukor Studio
Chaukor Studio

​Atrium- Dome Skylight

Chaukor Studio

Terdapat beberapa macam ukuran dan bentuk dari skylight yang bisa Anda terapkan. Umumnya, skylight berbentuk persegi, oval, lingkaran dan segi lima. Adapun untuk material kaca, biasanya, kaca berbentuk datar, melengkung, piramida, atau kubah. Untuk mendapatkan keleluasan saat pemasangan skylight, Anda bisa menerapkan bentuk melengkung, piramida, dan kubah.

Tidak hanya mendapatkan keleluasan, skylight dengan bentuk miring akan mudah dibersihkan apabila ada daun yang tersangkut di bagian atasnya.

Perlu juga diperhatikan mengenai ukuran skylight yang akan dipasang. Jika hendak menempatkan skylight pada ruangan yang memiliki banyak jendela, ukuran skylight tidak boleh lebih dari 15% dari ukuran lantai. Sedangkan untuk ruangan yang memiliki sedikit jendela, ukuran skylight tidak boleh lebih dari 15% dari area lantai.

6. Penempatan Posisi Skylight Yang Tepat

Dimana ruangan yang tepat untuk penempatan skylight? Yakni pada ruang-ruang yang membutuhkan cahaya tambahan, seperti loteng, lofts dan lantai dua rumah. Tidak hanya itu, posisi seperti apa yang tepat untuk skylight?

Jika skylight menghadap utara, maka ruangan akan mendapatkan cahaya yang konstan. Posisi ini berguna untuk membuat ruangan terasa sejuk. Jika dihadapkan ke timur, pencahayaan maksimal terjadi pada pagi hari. Sebaliknya, jika menghadap barat, maka pencahayaan maksimal didapatkan pada sore hari.

Namun, perlu diingat, hindari penempatan skylight menghadap selatan. Mengapa? Sebab, di wilayah tropis, skylight yang menghadap selatan akan membuat ruangan terasa sangat panas.

7. Konsultasi Pada Ahli Terkait Pemasagan Skylight

 Ruang Keluarga by Hasta architects
Hasta architects

living room ceiling with a skylight

Hasta architects

Dalam penempatan dan pemasangan skylight perlu dikonsultasikan pada ahli. Hal ini agar dapat ditentukan secara tepat terkait pemilihan lokasi skylight, sudut pencahayaan, serta lapisan film yang benar-benar harus dipertimbangkan. Pemasangan skylight juga harus dipastikan tidak akan mengganggu strutur dinding dan beban bantalan bangunan.

Desain skylight apa yang membuat Anda ingin mengaplikasikannya di rumah? Yuk, share di kolom komentar!
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Discover home inspiration!