K-HOUSE:   by BALCON ARCHITECTS

6 Daya Tarik Rumah Hook Yang Perlu Anda Tahu

Yasmin Shafiyyah – Homify Yasmin Shafiyyah – Homify
Loading admin actions …

Anda berniat membeli rumah hook dalam waktu dekat? Namun, masih dilema karena harganya yang terbilang cukup tinggi? Memang, meskipun dibanderol dengan harga yang lebih tinggi dibanding rumah non-hook, keuntungan yang Anda dapat tentu akan sepadan. Ibaratnya, investasi jangka panjang.

Lalu, sebenarnya apa yang membuat rumah hook diincar banyak orang? Mengapa harganya cukup mahal? Keuntungan apa saja yang ditawarkan? Apakah ada kekurangan pada rumah hook? Dan, apa saja yang perlu diperhatikan sebelum membeli rumah hook? Yuk, temukan jawabannya pada ulasan seputar rumah hook berikut ini.

Sebenarnya, Apa Itu Rumah Hook?

Rumah hook adalah rumah yang posisinya berada di bagian paling ujung dari ruas jalan atau ruas perumahan. Letaknya tidak terhimpit di antara rumah, melainkan memiliki satu sisi yang terbuka, sedangkan sisi lainnya berdempetan dengan rumah tetangga. Rumah hook ini berlokasi di setiap ujung pada blok perumahan, atau di setiap pertigaan dan perempatan.

Biasanya, lahan hook memiliki ukuran lahan yang lebih besar karena berada di sisi jalan yang tentunya akan menambah nilai tersebut. Dengan posisi ini, tentunya rumah hook banyak diincar oleh para pembeli properti. Anda juga tertarik, bukan?

Kelebihan Rumah Hook

Fasad Rumah Minimalis Tropis:   by PT. Yukatania Mandiri
PT. Yukatania Mandiri

Fasad Rumah Minimalis Tropis

PT. Yukatania Mandiri

Dengan letaknya yang strategis, rumah hook menawarkan banyak kelebihan, antara lain sebagai berikut.

1. Memiliki ukuran yang lebih luas dibandingkan rumah non-hook

Umumnya, lahan rumah hook selalu lebih besar daripada rumah tipe non-hook dan ditandai dengan lahan kosong di samping sebagai batas akhir dari kompleks perumahan. Dengan lahan lebih ini, pemilik bisa menjadikannya sebagai taman hijau atau halaman bermain bagi keluarga. Inilah salah satu alasan mengapa rumah hook dibanderol dengan harga yang lebih tinggi.

2. Lokasi  Strategis Untuk Lahan Bisnis

Rumah hook memiliki lokasi yang strategis karena berada di paling ujung jalan yang posisinya terbuka dari beberapa arah. Karena posisinya ini, tentu banyak orang yang berlalu lalang dan sangat tepat dimanfaatkan sebagai lahan bisnis, misal pertokoan.

Tidak hanya itu, rumah hook juga sering dimanfaatkan untuk memasang iklan-iklan raksasa pada dinding lantai dua. Berapa biaya sewa iklan untuk dipasang pada rumah hook? Bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta per tahun lho. Lokasi strategis rumah hook juga didukung oleh kelebihan lahan pada rumah yang bisa ‘disulap’ sebagai tempat usaha Anda.

3. Rumah Tidak Terkesan Sumpek

Pada kompleks perumahan, umumnya rumah dibangun secara berderet dan lahan terbuka hanya tersedia di depan dan belakang rumah. Berbeda dengan rumah hook yang memiliki lahan terbuka lebih luas karena berada di sudut jalan. Oleh karena itu, sirkulasi udara dan cahaya alami yang masuk akan lebih banyak dan tidak membuat rumah sumpek.

4. Lebih Fleksibel Untuk Dikembangkan

Rumah hook dapat direnovasi atau dikembangkan dengan lebih fleksibel dibandingkan rumah non-hook, baik untuk penambahan ruangan atau hanya sekadar mempercantik tampilan hunian. Misalnya, Anda ingin membuat taman hijau untuk bermain anak-anak, kolam ikan, atau bahkan membuat carport.

5. Nilai Investasi Tinggi

Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan, terutama karena letaknya yang strategis, harga rumah hook bisa melesat lebih tinggi dari rumah non-hook dengan tipe yang sama pada area yang sama pula. Memang, harga rumah hook terbilang mahal dan pemeliharaannya pun juga butuh budget yang besar, tapi bayangkan berapa harganya beberapa tahun ke depan.

Kalaupun akan menjualnya lagi, tentu Anda tidak akan kesulitan. Dan harganya pun bisa jadi jauh lebih tinggi dari harga saat ini.

6. Hemat Penerangan

Umumnya, rumah hook memiliki jendela-jendela pada dinding di sisi terbuka. Dengan begitu, rumah hook akan mendapat lebih banyak sumber penerangan, seperti cahaya matahari atau lampu jalan. Tentunya akan membuat pemilik rumah hemat penggunaan lampu, bukan?

Kekurangan Rumah Hook

Rumah Tropis Minimalis di Kavling Hook:   by PT. Yukatania Mandiri
PT. Yukatania Mandiri

Rumah Tropis Minimalis di Kavling Hook

PT. Yukatania Mandiri

1. Rentan Kecelakaan

Memiliki posisi di ujung jalan tidak hanya menawarkan banyak keuntungan, melainkan juga terdapat kekhawatiran yang patut diperhatikan. Karena letaknya dekat dengan jalan raya, rumah hook dianggap lebih rentan kecelakaan, juga berpotensi kemalingan lebih tinggi dibanding rumah non-hook.

2. Rentan Debu

Berada di ujung jalan membuat rumah hook harus berdampingan dengan aktivitas lalu lalang kendaraan dan para pengguna jalan. Adapun dampaknya adalah terjadi polusi udara dan polusi suara yang tidak dapat dihindari dan menjadi peroblema bagi pemiliknya.

Adapun cara mengatasinya yakni dengan menggunakan pintu dan jendela kedap suara guna meredam suara bising. Pastikan untuk membersihkan rumah hook secara teratur.

3. Biaya Pajak Lebih Besar

Rumah hook identik dengan lahan yang lebih luas dibanding rumah non-hook. Dengan begitu, otomatis pemilik rumah  harus membayar pajak tanah lebih besar.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membangun Rumah Hook

Rumah Tropis Minimalis di Kavling Hook:   by PT. Yukatania Mandiri
PT. Yukatania Mandiri

Rumah Tropis Minimalis di Kavling Hook

PT. Yukatania Mandiri

Jika Anda memiliki lahan di sudut jalan dan hendak membangun rumah hook, atau ingin merenovasi ulang rumah hook, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yakni sebagai berikut.

1. Perhatikan GSB dan GSJ

GSB atau garis sempadan bangunan adalah garis imajiner yang membatasi seberapa jauh bangunan boleh didirikan. GSB ini merupakan aturan yang dibuat agar bangunan tidak terlalu mepet dengan jalan raya untuk menghidari dampak dari rawan kecelakaan. Sedangkan GSJ atau garis sempadan jalan adalah garis imajiner yang membatasi batas terdepan yang boleh didirikan.

Karena posisi rumah hook dekat dengan dua jalur sekaligus, otomatis GSB dan GSJ semakin lebar. Perlu diperhatikan, di dalam aera GSB dan GSJ, pemilik tidak boleh mendirikan bangunan berstruktur masif. Pastikan Anda mematuhi aturan ini karena GSB dan GSJ sudah diatur dalam undang-undang.

2. Batas Tinggi Pagar dan Jenisnya

Saat hendak membangun pagar rumah hook, hal yang perlu diperhatikan adalah tingginya yang tidak boleh membatasi jarak pandang. Hal ini karena rumah hook berada di persimpangan jalan. Disarankan, tinggi pagar tidak lebih dari 80 cm dan tidak memiliki pondasi.

Untuk jenisnya, Anda bisa menggunakan pagar dengan material besi atau pagar tanaman saja. Untuk pemasangan pagar, sebaiknya berjarak minimal 1 meter dari jalanan.

3. Fasad dan Pintu Rumah

Sebelum membangun, Anda perlu mempertimbangkan posisi pintu masuk utama untuk membedakan mana bagian depan dan mana bagian belakang. Bahkan, ada sebagian orang membuat dua fasad sekaligus yang tentunya membutuhkan biaya lebih besar.

Tidak masalah jika Anda hanya ingin membuat satu fasad di salah satu sisi, hal ini akan mempermudah dalam pembagian ruang. Namun jika Anda hendak membangun toko, sebaiknya buat dua sisi muka agar mudah diakses pembeli.

4. Penataan Halaman dan Carport

Berdasarkan aturan dan ketentuan pada GSB, GSJ, dan keamanan lingkungan, sebaiknya halaman tidak ditumbuhi pohon yang rimbun dan tinggi. Mengapa? Sebab, dapat mengganggu pandangan pengguna jalan dan berisiko terjadinya kecelaaan. Sebaiknya, pilih tanaman-tanaman perdu, atau pohon palem yang tidak bercabang.

Bagaimana dengan pembangunan carport? Gunakan kanopi dengan material polikarbonat dan rangka logam untuk carport. Hindari penggunaan material beton sebagai kanopi, apalagi sampai membut ruangan di atasnya.

Daya tarik manakah yang membuat Anda mantap membeli rumah hook? Yuk, share jawabannya di bawah!
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Discover home inspiration!