Risiko Penggunaan Atap Baja Ringan untuk Tempat Tinggal

Tanya harga

Invalid number. Please check the country code, prefix and phone number
Dengan mengklik 'Kirim' saya mengkonfirmasi bahwa saya telah membaca dan menyetujui Kebijakan Privasi bahwa informasi saya akan diproses.
Catatan: anda dapat mencabut persetujuan tersebut kapan saja dengan mengirim email ke privacy@homify.com.

Risiko Penggunaan Atap Baja Ringan untuk Tempat Tinggal

Jasa Pembuatan Kanopi:   by Sumber Awning
Loading admin actions …

Rumah adalah tempat berlindung. Dengan begitu tentu sudah selayaknya dalam membangun rumah Anda mempertimbangkan banyak hal demi kenyamanan dan keamanan Anda sekeluarga. Salah satunya yaitu material atau bahan-bahannya.

Atap rumah merupakan salah satu bagian rumah yang fundamental. Sebagus apa pun hunian Anda, tanpa atap yang kokoh, tentu mustahil Anda bisa tinggal dengan tenang di dalam rumah. Nah, maka dari itu, dalam pembangunan rumah salah satu yang perlu diperhatikan adalah bahan atau material atap.

Seiring perkembangan zaman, material atap rumah sudah tidak lagi bergantung hanya pada material kayu atau baja konvensional. Ada material baru yang dipercaya lebih menguntungkan, yaitu baja ringan. Sudah banyak yang mengetahui keuntungan penggunaan baja ringan. Baja ringan merupakan material yang relatif awet, kuat, ringan, dan dapat didaur ulang jika sudah tidak digunakan lagi. Namun, di balik kelebihannya, ternyata ada juga risiko penggunaan baja ringan sebagai atap rumah. Apa saja? Berikut ini perinciannya.

1. Harga Relatif Lebih Mahal

Mr. Khoirul Business Place:  Ruang Komersial by Atap Rumah Studio
Atap Rumah Studio

Mr. Khoirul Business Place

Atap Rumah Studio

Mengingat kualitasnya yang relatif lebih baik dibanding baja konvensional dan kayu, tentu tak aneh jika baja ringan dibanderol dengan harga yang tidaklah murah.

Harga per 6 cm baja ringan dibanderol sekitar Rp30.000 hingga Rp120.000. Itu belum termasuk bagian pelengkap lainnya seperti alumunium foil, genteng metal, sekrup, dan lainnya. Anda harus merogoh kantong lebih dalam jika memutuskan akan menggunakan material ini untuk atap hunian Anda.

2. Kuat tetapi Kurang Estetis

baja ringan depok:   by saputraanto100
saputraanto100

baja ringan depok

saputraanto100

Hal ini terkait berat penutup atap. Semakin berat penutup atap yang digunakan, kerangka yang digunakan harus semakin rapat.

Memang dari segi konstruksi dapat menambah kekuatan fondasi bangunan. Namun, dari segi estetika, tampilannya jadi kurang indah. Ada baiknya Anda menggunakan plafon untuk menutup tampilan kerangka atap baja ringan tersebut.

3. Rentan Terhempas Angin

Atap Rumah:  Rumah by Alfaiz Design
Alfaiz Design

Atap Rumah

Alfaiz Design

Bagi Anda yang tinggal di area yang berangin cukup kencang, lebih baik mempertimbangkan lagi pemakaian material baja ringan. Dalam pemasangannya, sistem sambungan kerangka baja ringan hanya memakai baut. Dengan demikian, apabila pemasangan kurang baik maka ada risiko mudah dihempaskan oleh angin.

4. Salah Hitung Bisa Fatal

Jasa Pembuatan Kanopi Minimalis Baja Ringan:   by Sumber Awning
Sumber Awning

Jasa Pembuatan Kanopi Minimalis Baja Ringan

Sumber Awning

Untuk membangun atap yang awet, material baja ringan dipasang dengan struktur jaring. Permasalahan akan timbul apabila dalam pemasangan ada ketidaktelitian.

Anda harus memperhitungkan proses pemuaian atau penyusutan baja dan lain sebagainya. Salah hitungan, maka atap bisa saja roboh.


Itulah beberapa risiko penggunaan material baja ringan sebagai atap rumah. Namun, tentunya risiko-risiko tersebut bisa Anda hindari dengan persiapan yang matang dan perhitungan yang teliti. Sebab di luar risiko itu, kelebihan baja ringan memang menggiurkan dan tak ada salahnya juga mencobanya.

 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project?
Get in touch!

Discover home inspiration!