20+ Tips Kreatif Menerapkan Dua Warna Dinding Beserta Contohnya

Ovan Zaihnudin – Homify Ovan Zaihnudin – Homify
CUCINA VERDE, Cerra+Corbani Cerra+Corbani Lantai Green
Loading admin actions …

Dulunya, sebagian besar dinding berwarna tunggal, putih. Baru kemudian muncul beberapa pilihan lain yang juga lembut, seperti cream, beige, abu cerah. Diikuti opsi-opsi baru yang lebih tegas, mulai hijau, kuning, bahkan merah.

Tapi, apakah benar warna tunggal adalah satu-satunya pilihan? Bagaimana jika Anda punya lebih dari satu warna favorit? Mungkinkah Anda menerapkan beberapa warna sekaligus?

Jawaban atas semua pertanyaan itu bisa Anda temukan dalam uraian di bawah. Berikut opsi-opsi kreatif untuk dinding dua warna yang Anda inginkan.

1. Color Grading

Color grading yang dimaksud di sini adalah menggunakan gradasi warna. Artinya, Anda bisa memilih salah satu warna favorit untuk dipadukan dengan tone yang serupa, tetapi dengan tingkat kecerahan berbeda agar seimbang. Dua warna kontras yang lembut seperti dinding di atas menciptakan kesan-kesan berbayang yang hangat.

Gradasi memungkinkan selera akan warna-warna primer dapat tersalurkan. Untuk Anda penyuka warna merah, ini punya begitu banyak warna turunan yang pasti akan cocok saat dipasangkan. Campuran pigmen putih dalam jumlah banyak memungkinkan hilangnya kesan mencolok dari warna merah.

Warna hitam pekat mungkin kurang bijak disematkan di dinding ruang keluarga. Sebagai penggantinya, sepertinya kelabu dapat menjadi opsi terbaik. Gradasi abu gelap dan cerah dapat menghasilkan keramahan yang lebih baik dibanding si hitam.

2. Netral & Tegas

Warna putih adalah satu yang paling banyak dipikirkan orang saat akan mengecat dinding. Untuk dinding dwiwarna, putih memudahkan aplikasinya, karena warna itu bisa dipasangkan dengan apa saja.

Opsi-opsi tegas, seperti merah pada gambar sebelumnya, atau biru pada dinding ruang kerja di atas, takluk dengan kelembutan si putih. Di sisi lain, sifat netral dari putih membuat warna-warna lainnya menonjol.

Jika Anda menginginkan suasana rileks dengan penggunaan warna-warna lugas, sepertinya hijau bisa dipertimbangkan. Hijau dikenal dapat memberikan efek relaksasi, dukungan warna putih pun akan membuat tampilannya semakin lembut.

3. Pilihan yang Bijak

Warna mencolok bisa jadi memang intimidatif. Tapi, itu tidak akan terjadi jika Anda bisa menentukan porsinya secara tepat. Ini dapat berarti seberapa luas bidangnya, atau di mana lokasi tepatnya warna cat tersebut akan disematkan. Kalau warna lembut seperti biru langit saja sudah membuat Anda kewalahan, maka berikan porsi sedikit saja padanya.

Pilihlah warna spesifik untuk selera yang unik dan personal. Paduan putih netral dengan coklat tortilla semacam dinding kamar tidur di atas akan sulit Anda temukan di tempat lain. Apalagi dengan aplikasi semburan diagonalnya itu yang tidak konvensional.

Opsi lainnya adalah dengan mencoba kontras dua warna yang sama-sama lembut, misalnya tosca dengan abu cerah seperti dinding di atas. Kombinasi keduanya memberikan kesan modern pop, atraktif dan ceria sekaligus sedap dipandang.

4. Kombinasi Horizontal

Barangkali ini adalah cara paling umum yang digunakan untuk mengaplikasikan dua warna pada dinding, yakni dengan menyusunnya secara horizontal. Pada umumnya warna gelap dibubuhkan pada bagian bawah, ditumpuk dengan corak yang lebih cerah di atasnya. Namun, interior dekorator ruangan satu ini menerapkan metode sebaliknya, Anda pun bisa mencobanya.

Cara konvensional lainnya adalah memberikan aksen lis dinding dengan warna berbeda. Di sini Anda pun dapat bemain-main dengan pilihan warna apa saja. Warna lugas atau lembut akan menghasilkan kontras berbeda, tetapi nuansa yang muncul kurang lebih sama saja.

Tapi bagi sebagian orang, metode konvensional mungkin menjemukan. Ya, karena memang sudah banyak diaplikasikan orang di berbagai tempat. Maka, butuh sentuhan baru yang cukup unik untuk mendobrak kebiasaan semacam itu. Seperti pada gambar koridor di atas, cat tersusun horizontal. Bagian bawahnya terang, atasnya gelap. Bidang warna cerah juga lebih luas dan tinggi dibanding si gelap, berbeda dari biasanya.

5. Warna sebagai Aksen

Lagi-lagi, pemberian porsi minimal untuk warna-warna mencolok bisa menjadi alternatif solusi untuk menghindari kesan intimidatif. Pada ruangan di atas, dindingnya didominasi warna putih, tetapi dengan sebidang di tengah yang menjadi aksen, dibubuhi hijau pinus yang gelap. Sebagai penguat, dipasang pula lampu sorot pada sudut siku langit-langit dan dinding.

Atau jika Anda ingin meniru cara kreatif berikut ini, mengkhususkan satu bidang kecil pada area fungsional tertentu untuk membedakannya dengan area yang lain. Kamar mandi di atas memiliki dinding yang menjelaskan tiap-tiap lokasi tertentu untuk sejumlah aktivitas yang spesifik.

Di kamar tidur, warna aksen dapat Anda sematkan pada dinding headboard. Tentu saja Anda bisa memilih warna favorit, di samping bisa juga ikut memakai hijau pinus gelap seperti contoh gambar kamar tidur di atas.

6. Motif Two-tone

Dua warna, masing-masing tidak selalu harus polos. Anda boleh saja memilih wallpaper bermotif untuk salah satunya, dengan tetap yakin bahwa corak warnanya sama dengan cat dominan di area dinding satunya.

Sebagai contoh, cat abu-abu polos dapat dikombinasikan dengan wallpaper bermotif abu-abu pula. Itu masih sah-sah saja.

Atau dengan cara lain, yaitu menerapkan warna sama pada semua sisi dinding, baru kemudian menggunakan roller khusus untuk membuat motif dengan warna berbeda.

7. Kontras yang Lugas

Tidak ada aturan baku dalam desain interior. Jadi, bukan mustahil Anda yang berjiwa bebas akan memilih dua warna yang benar-benar saling berseberangan. Seperti pada contoh desain ruang keluarga di atas yang memakai abu-abu dan merah menyala, dua tone yang berbeda jauh.

Kombinasi berikutnya malah lebih 'aneh' lagi, yaitu abu-abu dan hijau lumut. Tapi keduanya berhasil menyatu dengan baik karena varian warna yang dipilih sama-sama lembut. Selain itu, didukung oleh penempatan sejumlah perabot bercorak senada, dan satu-dua item statement yang menjadi pusat perhatian.

Pada contoh selanjutnya, dapur terbuka dan ruang makannya berwarna hijau pinus yang dipadukan dengan lavender. Tentu saja ungu dan hijau bukan berada dalam tone yang sama. Hanya saja, masing-masing memiliki sifat berbeda, yakni pekat yang berpadu lembut. Jadi, bisa disimpulkan bahwa kunci menentukan dua warna untuk dinding terletak pada kejelian Anda mencari pilihan variasinya.

Beritahu kami kalau Anda punya saran lain

Butuh bantuan dengan projek Anda?
Hubungi kami!

Temukan inspirasi hunian