Arsitek di Bandar Lampung | homify

2 Arsitek di Bandar Lampung

Area

Arsitek Bandar Lampung

Kota Bandar Lampung adalah Ibu Kota Provinsi Lampung. Jadi, selain merupakan pusat kegiatan pemerintahan, sosial, politik, pendidikan, dan kebudayaan, Bandar Lampung  juga menjadi pusat kegiatan perekonomian di daerah Lampung. Kota ini merupakan daerah transit kegiatan perekonomian antar Pulau Sumatera dan Pulau Jawa, jadi Bandar Lampung terbilang  wilayah yang strategis dan menguntungkan bagi pertumbuhan dan pengembangan kota sebagai pusat perdagangan, industri, dan pariwisata.

Secara geografis, Bandar Lampung berlokasi kurang lebih 165 kilometer sebelah barat lau Jakarta dan menjadi pintu gerbang utama pulau Sumatera. Kota ini memiliki andil penting dalam jalur transportasi darat dan aktivitas pendistribusian logistik dari Jawa menuju Sumatera maupun sebaliknya.

Saat ini kota Bandar Lampung merupakan pusat jasa, perdagangan, dan perekonomian di provinsi Lampung. Kota Bandar Lampung memiliki luas wilayah daratan 169,21 km² yang terbagi ke dalam 20 Kecamatan dan 126 Kelurahan dengan populasi penduduk 1.251.642 jiwa (berdasarkan data tahun 2014), kepadatan penduduk sekitar 8.316 jiwa/km² dan diproyeksikan pertumbuhan penduduk mencapai 2,4 juta jiwa pada tahun 2030. 

Di tahun 2015 Kota Bandar Lampung dan Kota Metro merupakan kawasan yang dipetakan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) berpotensi sebagai area metropolitan, terkhusus dalam cetak biru Wilayah Pengembangan Strategis Merak-Bakauheni-Bandar Lampung-Palembang-Tanjung Api Api (WPS MBBPT).

Sejarah Perkembangan Arsitektur Bandar Lampung

Karakteristik adat budaya Lampung yang khas bisa direpresentasikan melalui bentuk arsitektur rumah adat khas Lampung. Salah satu ciri rumah adat Lampung adalah banyaknya ragam hias pada elemen-elemen rumah seperti ornamentasi dan tata ruang adat. Ornamen-ornamen tersebut memiliki arti penting dalam kehidupan masyarakat Lampung sebagai wujud dari sebuah identitas atau ciri kebudayaan Lampung. 

Rumah adat Lampung dibedakan menjadi dua yaitu “nuwou balak” dan “nuwow sesat”. Nuwow balak adalah rumah tempat tinggal bagi para kepala adat (penyimbang adat) dan nuwow sesat merupakan tempat pertemuan adat tempat para perwatin (penyimbang) mengadakan pepung adat (musyawarah).

Pembagian ruangan rumah adat Lampung adalah sebagai berikut:

a. Panggakh: loteng rumah sebagai tempat penyimpanan barang-barang adat, senjata, atau benda pusaka;

b. Ijan: tangga menuju rumah;

c. Lepau/Bekhanda: ruangan terbuka luas di depan rumah seperti serambi yang digunakan sebagai ruang tamu atau tempat bermusyawarah adat;

d. Lapang Lom: ruang keluarga yang digunakan sebagai tempat berkumpulnya keluarga atau acara-acara adat seperti Himpun atau Bedua;

e. Bilik kebik: merupakan kamar tidur utama untuk kepala keluarga;

f. Tebelayakh: kamar tidur kedua;

g. Sekhudu: terletak di bagian belakang yang digunakan oleh ibu-ibu;

h. Dapokh: dapur yang terletak di bagian paling belakang rumah dan terdiri dari beberapa ruangan lagi, yaitu gakhang atau tempat mencuci peralatan dapur dan bah lamban atau tempat penyimpanan hasil panen.

Semakin berkembangnya teknologi, konstruksi rumah tradisional Lampung pun semakin berubah. Beberapa perubahan terasa di beberapa ruangan dalam rumah. Contohnya, bagian bawah rumah dibiarkan kosong dan tidak memiliki manfaat yang banyak, kecuali untuk melindungi dari binatang buas. Selain itu, rumah adat dibuat seperti panggung agar terhindar dari luapan banjir. Namun, rumah-rumah di Bandar Lampung kini jarang yang memiliki bagian bawah yang kosong. Perubahan arsitektur di Bandar Lampung terlihat dari segi bentuk, bahan bangunan, guna dan syarat bangunan, parabotan rumah, tata ruang, dan kegunaannya.

Perkembangan Arsitektur Bandar Lampung Masa Kini

Ada beberapa faktor yang menyebabkan bentuk arsitektur di Bandar Lampung berubah dari tradisional menjadi moderen. Salah satu faktornya adalah masyarakat yang beranggapan bahwa bentuk rumah adat sudah terbilang kuno dan ketinggalan zaman. Seiring dengan perkembangan teknologi, masyarakat Bandar Lampung lebih memilih untuk membangun rumah berasitektur moderen.

Selain disebabkan oleh perkembangan zaman dan pola pikir masyarakat yang mulai berubah, kondisi material rumah adat pun sudah tua dan mulai lapuk, sementara, untuk merenovasinya membutuhkan bahan yang semakin langka. Maka dari itu, banyak rumah adat yang kini berubah menjadi rumah dengan gaya arsitektur moderen.

Bagi masyarakat Bandar Lampung, rumah moderen dengan gaya minimalis menjadi favorit. Masyarakat Bandar Lampung yang memiliki lahan terbatas bisa mengandalkan rumah dengan gaya minimalis yang menekankan pada sisi fungsionalitas dan tata letak furnitur. Secara garis besar, inilah beberapa ciri-ciri rumah modern Bandar Lampung:

1. Arsitekturnya dengan gaya Eropa;

2. Rumah dibangun menggunakan bahan-bahan yang sudah modern, seperti semen, bata, keramik kaca, dan lain-lain;

3. Memanfaatkan seng dan genteng sebagai atap rumah;

4. Rumahnya sudah tidak berbentuk panggung;

5. Jendela rumahnya sudah memakai kaca.

Pentingnya Jasa Arsitek Bandar Lampung

Bandar Lmpung merupakan kota yang memanfaatkan sungai untuk beraktivitas sehari-hari. Peran penting sungai dalam kehidupan masyarakat Banjarmasin mencakup sektor perdagangan, pariwisata, dan transportasi. Memperhitungkan faktor ini penting untuk menciptakan hunian yang ideal di Bandar Lampung.

Faktor lainnya, seperti Iklim dan geografis, juga penting untuk dipertimbangkan. Topografi Kota Bandar Lampung sangatlah beragam, mulai dari dataran pantai sampai kawasan perbukitan hingga bergunung, dengan ketinggian permukaan antara 0 sampai 700 m dpl. Kondisi kelerengan Kota Bandar Lampung juga sangat beragam, kondisi geografis wilayah yang berbukit serta berada di kaki Gunung Betung merupakan faktor pembentuk kelerengan di Kota Bandar Lampung.

Curah hujan berkisar antara 2.257 – 2.454 mm/tahun. Jumlah hari hujan 76-166 hari/tahun. Kelembaban udara berkisar 60-85%, dan suhu udara 23-37 °C. Kecepatan angin berkisar 2,78-3,80 knot dengan arah dominan dari Barat (Nopember-Januari), Utara (Maret-Mei), Timur (Juni-Agustus), dan Selatan (September-Oktober).

Untuk memperhitungkan aspek-aspek yang berlaku di Bandar Lampung ke dalam arsitektur rumah bukan pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan Jasa Arsitek Bandar Lampung yang memiliki pengetahuan dan keahlian dalam mempertimbangkan semua aspek yang berlaku di Bandar Lampung. Arsitek Bandar Lampung mampu memahami dan mengatasi aspek-aspek tersebut ke dalam proyek renovasi sehingga bisa mewujudkan hunian impian Anda.

Bagaimana menemukan Arsitek yang tepat di Bandar Lampung? Bersama Homify, Anda bisa terhubung secara mudah dengan banyak Arsitek yang mumpuni dan berpengalaman di Bandar Lampung. Saatnya berkonsultasi dengan profesional kami untuk realisasikan rumah impian.