Interior Desainer dan Dekorator di Makassar | homify

1 Interior Desainer dan Dekorator di Makassar

Area

Makassar yang menjadi ibukota provinsi Sulawesi Selatan adalah kota metropolitan terbesar di Kawasan Indonesia Timur. Dengan wilayah seluas 199,26 km² dan jumlah penduduk lebih dari 1,6 juta jiwa, Makassar merupakan kota terbesar kelima di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan.

Posisi Makassar yang strategis, yaitu berada di persimpangan jalur lalu lintas dari arah selatan dan utara dalam provinsi di Sulawesi, dari wilayah kawasan Barat ke wilayah kawasan Timur Indonesia, dan dari wilayah utara ke wilayah selatan Indonesia, menjadikannya sebagai salah satu kota yang sangat penting dalam lalu lintas perdagangan dan pembangunan ekonomi di Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan perubahan gaya hidup masyarakat, juga mempengaruhi desain interior dan arsitektur di Makassar. Banyak bangunan di Makassar yang mengikuti tren desain interior yang digemari saat ini. Anda ingin merenovasi atau mendesain rumah impian yang sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku di Makassar? Simak informasi penting berikut.

Sejarah dan Perkembangan Arsitektur di Makassar

Pada awalnya, Makassar merupakan salah satu tempat berdirinya kerajaan terbesar di Indonesia Timur. Namun, setelah takluk di tangan kolonial Belanda, banyak bangunan di Makassar yang dialihfungsikan menjadi kantor-kantor pemerintahan dan direnovasi dengan gaya arsitektur khas Belanda. Beberapa arsitektur bernilai sejarah tinggi tersebut masih ada hingga kini, diantaranya:

Fort Rotterdam

Dibangun pada 1545 oleh Raja Gowa X yang bernama Imanrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung, pada awalnya, benteng ini adalah tempat tinggal keluarga kerajaan. Memiliki bentuk seperti ekor penyu yang hendak merangkak turun ke laut, benteng ini menyiratkan filosofi Kerajaan Gowa, yang berjaya di daratan maupun di lautan.

Pada 1667, benteng ini jatuh ke tangan Belanda melalui Perjanjian Bongaya dan namanya berubah menjadi Fort Rotterdam. Belanda kemudian merenovasi dengan gaya arsitektur yang dikerjakan oleh para ahli arsitektur ternama.

Societeit de Harmonie

Bangunan peninggalan kolonial Belanda selanjutnya adalah Societeit de Harmonie. Bangunan yang kini menjadi tempat pertunjukan tari dan teater itu didirikan pada 1896. Dibangun di atas tanah seluas 2.339 meter persegi, arsitektur gedung ini menerapkan gaya Neo Klasik yang populer di eropa saat itu dan berbentuk seperti huruf L yang dilengkapi dengan sebuah menara.

Pengadilan Negeri Makassar

Sebelum menjadi Pengadilan Negeri Makassar, salah satu peninggalan bersejarah kolonial ini awalnya digunakan sebagai kantor majelis pengadilan Belanda. Arsitektur bangunan ini mirip dengan Societeit de Harmonie yang menggabungkan Neo Klasik Eropa campuran, Renaissance dan Romawi.

Perkembangan Desain Interior Makassar Masa Kini

Dengan berbagai pembangunan infrastruktur, kota ini terus menunjukkan kemajuan di berbagai sektor, salah satunya pertumbuhan ekonomi yang stabil dari tahun ke tahun. Hal itu juga didukung dengan masyarakat Makassar yang terdiri dari beragam suku bangsa dan budaya, seperti Bugis, Toraja, Mandar, Buton, Jawa, dan Tionghoa, namun tetap bisa hidup berdampingan. Kemajemukan ini menjadi modal pembangunan yang cukup signifikan untuk perkembangan kota Makassar.

Salah satu perkembangan yang cukup pesat di Makassar adalah desain interior dan dekorasi bangunan. Misalnya, Menara Pinisi atau Tellu Cappa yang berarti tiga puncak. Ikon Makassar dan Sulawesi Selatan ini menggabungkan nilai-nilai lokal yang disesuaikan dengan tren desain interior masa kini. 

Terletak di kompleks Kampus Universitas Negeri Makassar, desain Menara Pinisi terinspirasi dari logo Universitas Negeri Makassar, yaitu Rumah Tradisional Makassar, filosofi hidup masyarakat Sulawesi Selatan, yaitu Sulapa Eppa/empat persegi, dan simbol khas masyarakat Bugis yang melambangkan kejayaan, kebanggaan, dan keagungan, yaitu Perahu Pinisi. 

Tidak hanya dari sisi kearifan lokal, Menara Pinisi juga berhasil menggabungkan unsur modern dengan menjadi gedung tinggi pertama di Indonesia yang menerapkan sistem fasad Hiperbolic Paraboloid dan mengaplikasikan makna, fungsi, dan teknologi ke dalam arsitekturnya.

Kebutuhan masyarakat akan bangunan yang sejuk dan alami juga mempengaruhi perkembangan desain interior di Makassar. Sebagai kota metropolitan beriklim tropis yang dipadati dengan kendaraan dan penduduk, Makassar membutuhkan bangunan dengan konsep back to nature yang sehat dan menenangkan. Salah satu solusi menarik adalah menghadirkan konsep pedesaan yang alami dan sejuk pada desain interior dan dekorasi. Misalnya, Rumah Kecil, café yang berada di Jalan Pannara Makassar.

Konsep pedesaan mulai terasa saat mencapai lokasi, di mana pengunjung harus melewati lorong kecil yang tidak bisa dilewati oleh kendaraan bermotor. Suasana yang sejuk dan alami diperkuat dengan adanya pepohonan yang rindang, percikan suara kolam, kicauan burung, dan hamparan sawah hijau yang luas. Desain interior dan dekorasi yang unik ditunjukkan dengan tumbuhan dan tatanan pohon, yang menjadi spot favorit para pengunjung untuk berfoto. Café ini juga dipercantik dengan berbagai pernak-pernik yang lucu dan ornamen yang bervariasi.

Pentingnya Peran Interior Desainer dan Dekorator di Makassar

Makassar dikenal sebagai kota yang menjadikan nilai-nilai lokal sebagai inspirasi untuk perencanaan dan perancangan arsitektur. Konsep arsitektur tradisional Bugis Makassar mempercayai bahwa kosmos terdiri dari tiga bagian, yaitu struktur bagian bawah, struktur badan rumah, dan struktur bagian atas. Filosofi tersebut mempengaruhi struktur bangunan yang memiliki keserasian antara struktur bagian bawah, struktur tengah, dan struktur atas. Misalnya, bangunan-bangunan perkantoran di Makassar yang menggunakan elemen tradisional pada atap bangunan.

Merenovasi rumah tidak hanya soal mempercantik ruangan. Namun, banyak faktor yang perlu dipertimbangkan untuk menciptakan rumah impian agar sesuai dengan standar yang berlaku di suatu wilayah. Memahami dan mengatasi faktor-faktor tersebut bukanlah pekerjaan yang mudah. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan dan keahlian Interior Desainer dan Dekorator Makassar yang memahami nilai-nilai lokal, perkembangan kota dan masyarakat, serta iklim dan geografis Makassar, untuk membantu Anda dalam merealisasikan rumah idaman.

Bagaimana menemukan Interior Desainer dan Dekorator yang tepat di Makassar? Bersama Homify, Anda bisa terhubung dengan banyak Interior Desainer & Dekorator yang mumpuni dan berpengalaman di Makassar. Konsultasikan sekarang dengan profesional kami tentang proyek renovasi Anda dan realisasikan rumah impian.