Interior Desainer dan Dekorator di Pekanbaru | homify

0 Interior Desainer dan Dekorator di Pekanbaru

Area
Pencarian Anda tidak ada hasil. Jadilah yang pertama mengunggah foto dalam kategori ini.

Sebagai ibukota dan kota terbesar di provinsi Riau, Pekanbaru adalah salah satu kota yang perkembangannya paling pesat di Indonesia. Dengan perekonomian yang ditopang oleh industri minyak bumi, pabrik pulp dan kertas, dan perkebunan kelapa sawit, Pekanbaru muncul sebagai salah satu sentra ekonomi terbesar di bagian timur Pulau Sumatera. Keberhasilan dalam melaksanakan otonomi daerah serta tingkat pertumbuhan, migrasi dan urbanisasi yang tinggi, juga menjadikan Pekanbaru sebagai kota metropolitan, yang dikenal dengan nama Pekansikawan atau Pekanbaru, Siak, Kampar, dan Pelalawan.

Saat ini Pekanbaru bersiap untuk mendatangkan lebih banyak investasi dengan dibangunnya Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II. Dengan semakin tingginya investasi di Pekanbaru, maka semakin tinggi pula lapangan pekerjaan. Hal itu berpengaruh pada meningkatnya kebutuhan akan hunian yang layak di Pekanbaru. Bagi Anda yang ingin merenovasi rumah impian di Pekanbaru, simak panduan penting berikut.

Sejarah Perkembangan Arsitektur di Pekanbaru

Pekanbaru berawal dari sebuah kampung kecil bernama Senapelan yang dibangun oleh Sultan Abdul Jalil Alamudin Syah. Sultan Abdul Jalil Alamudin Syah adalah Raja Siak yang naik takhta setelah mengalahkan Raja Alam yang didukung Belanda. Saat ini, Senapelan merupakan Kawasan Kota Lama yang menyimpan banyak peninggalan arsitektur bangunan bergaya Melayu, salah satunya Bandar Senapelan.

Perkembangan arsitektur bangunan di Bandar Senapelan ditandai dengan adanya peninggalan bangunan yang memiliki nilai sejarah, arsitektur tradisional/lokal, dan nilai keagamaan, yang dipengaruhi oleh kebudayaan Melayu. Bangunan-bangunan tersebut berupa:

Masjid dan Mushola: Masjid dan mushola sebagai pusat keagamaan merupakan elemen dominan dari kota Melayu. Misalnya, Masjid Raya yang merupakan masjid tertua dan komplek makam Marhum Pekan yang menjadi peninggalan Kerajaan Siak Sri Indrapura.

Gudang dan Pertokoan: Gudang dan pertokoan merupakan peninggalan dari kejayaan Bandar Senapelan sebagai pusat perdagangan di masa lalu. Bangunan-bangunan tersebut memiliki bentuk arsitektur lokal yang didominasi oleh penggunaan material kayu.

Permukiman: Tipologi bangunan dengan konsep arsitektur khas Melayu menjadi ciri khas bangunan permukiman di Bandar Senapelan. Hal ini ditunjukkan melalui penggunaan atap limas dan material kayu dengan memasukkan unsur gaya arsitektur Kolonial.

Arsitektur bangunan di Bandar Senapelan juga memiliki beberapa keunikan, yaitu:

Estetika Bangunan: Keindahan bangunan terletak pada fasad bangunan dan struktur bangunan yang memiliki nilai estetis pada dinding, jendela, pintu, dan atap, yang memiliki gaya arsitektur khusus.

Kelangkaan: Hal ini terlihat dari tata ruang dalam bangunan, material, dan ukuran ruang.

Material: Penggunaan material yang didominasi oleh kayu dengan fondasi yang menggunakan batu dan kapur.

Identitas Kota: Arsitektur bangunan di Bandar Senapelan hingga kini memiliki nilai sejarah sebagai cikal bakal berdirinya Pekanbaru yang membentuk identitas kota Pekanbaru.

Perkembangan Desain Interior Pekanbaru Masa Kini

Budaya melayu dan ajaran Islam merupakan identitas bangunan di Pekanbaru, namun perkembangan kota yang pesat turut membawa pengaruh yang cukup signifikan pada perkembangan desain interior bangunan masa kini di Pekanbaru.

Salah satunya adalah Pustaka Soeman HS. Gedung yang dulunya merupakan bekas gedung DPRD Riau. Gedung ini terlihat unik dan eksotis dari kejauhan dengan desain atap yang saling menyilang setengah lingkaran, menyerupai meja tempat untuk membaca Al-Qur'an. Bentuk ini dilandasi oleh filosofi ajaran Islam yang erat dengan budaya Melayu.

Desain gedung secara keseluruhan merepresentasikan dua simbol yang berhubungan, yaitu rehal (alas membaca Al-Qur'an) di bagian atas dan simbol-simbol rumah adat Melayu, yaitu tiang-tiang tinggi yang menopang atap rehal. Pada bagian dinding, dihiasi dengan relief Gurindam 12 dari Raja Ali Haji dan juga relief pendidikan.

Pentingnya Peran Interior Desainer dan Dekorator Pekanbaru

Pekanbaru adalah kota yang memiliki budaya dan tradisi Melayu yang kuat. Hal tersebut direpresentasikan melalui gaya Selembayung yang umum digunakan pada banyak arsitektur bangunan di Pekanbaru. Selembayung adalah ornamen khas Melayu yang menjadi identitas pada rancangan bangunan di Pekanbaru.

Ciri khas arsitektur tradisional Melayu lainnya adalah penggunaan motif yang bersumber dari alam, seperti flora, fauna, bulan, bintang, matahari, dan awan, yang dimodifikasi menjadi motif-motif tertentu sehingga tidak lagi memperlihatkan bentuk aslinya. Ciri khas tersebut banyak ditemukan pada bangunan pemerintahan, fasilitas umum, fasilitas komersial, dan fasilitas kebudayaan dan kesenian di Pekanbaru.

Menerapkan nilai-nilai dan tradisi lokal merupakan hal yang penting untuk dipertimbangkan dalam merenovasi rumah di Pekanbaru. Namun, hal itu bukanlah pekerjaan yang mudah. Dibutuhkan peran Interior Desainer dan Dekorator Pekanbaru yang memahami budaya dan tradisi lokal, perkembangan kota, masyarakat, iklim, dan geografis Pekanbaru. Hal ini bertujuan agar proyek renovasi rumah bisa berjalan dengan lancar dan rumah impian Anda bisa terwujud.

Dapatkah saya menemukan Interior Desainer dan Dekorator yang tepat di Pekanbaru? Homify menghubungkan Anda dengan banyak Interior Desainer dan Dekorator yang mumpuni dan berpengalaman di Pekanbaru. Saatnya berkonsultasi dengan profesional kami tentang proyek renovasi rumah dan wujudkan rumah impian Anda sekarang.