Interior Desainer dan Dekorator di Surabaya | homify

6 Interior Desainer dan Dekorator di Surabaya

Area

Sebagai kota kedua terbesar di Indonesia, Surabaya adalah kota yang memiliki perjalanan sejarah arsitektur yang cukup panjang. Dimulai dari masuknya kolonial yang memberi pengaruh nyata bagi perkembangan dan gaya arsitektur di Surabaya. Tidak hanya pada fasad bangunan, tetapi juga pada desain interior dan dekorasi bangunan.

Salah satu karya arsitektur bersejarah di Surabaya adalah Gedung Lindeteves. Gedung yang juga dikenal sebagai Gedung Bank Mandiri ini merupakan peninggalan arsitektur kolonial Belanda yang dibangun pada 1913. Gaya kolonial terlihat jelas pada penggunaan warna yang didominasi pastel, menara jam, dan bukaan atap. Namun dari sisi interior, unsur modern lebih mendominasi melalui elemen perabot dan dekorasi. Meskipun bergaya kolonial, namun gedung ini tetap disesuaikan dengan iklim tropis Surabaya melalui penggunaan pintu dan jendela yang besar dan ruangan yang terbuka.

Dikenal sebagai kota pahlawan yang identik dengan perjuangan dan keberanian, Surabaya juga memiliki arsitektur yang menerapkan nilai-nilai tersebut, yaitu Museum Sejarah dan Kebudayaan Surabaya. Gedung yang ditujukan untuk membangkitkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai perjuangan para pahlawan dalam mempertahankan Surabaya ini menerapkan konsep desain interior yang menekankan pada kepahlawanan dan keberanian.

Banyak aspek menarik dari Surabaya yang bisa dijadikan ide dan inspirasi untuk mendesain rumah impian Anda. Berikut semua hal yang perlu Anda ketahui untuk mendesain dan mendekorasi rumah di Surabaya.

Apa yang membedakan Interior Desainer dan Dekorator?

Bagi sebagian orang, Interior Desainer dan Dekorator dianggap sebagai pekerjaan yang sama. Namun, hal itu tidak sepenuhnya benar. Interior Desainer adalah profesional yang salah satu keahliannya mendekorasi ruangan, sedangkan Dekorator adalah profesional yang pekerjaannya hanya fokus pada dekorasi ruangan. Dengan kata lain, Interior Desainer juga merupakan seorang Dekorator. Namun, Dekorator belum tentu merupakan seorang Interior Desainer.

Berikut 2 poin penting yang membedakan Interior Desainer dan Dekorator agar proyek renovasi rumah Anda menjadi lancar.

1.    Jaringan

Interior Desainer memiliki sertifikat profesi yang menjadikannya profesional dan memiliki jaringan yang luas di bidang yang sama. Pada umumnya, Interior Desainer bekerjasama dengan arsitek dan kontraktor saat mengerjakan suatu proyek. Berbeda dengan Dekorator yang hanya menjalin relasi dengan klien atau profesional sejenis, seperti pembuat furnitur. Dengan perbedaan tersebut, maka jika ingin merenovasi tata ruang bangunan secara keseluruhan, Anda membutuhkan jasa Interior Desainer. Namun, jika Anda hanya membutuhkan bantuan dalam hal penataan dekorasi atau pemilihan warna, Dekorator adalah pilihan yang tepat.

2.    Pendidikan

Untuk menjadi Interior Desainer, harus menempuh pendidikan formal jenjang sarjana yang mempelajari struktur, sejarah, warna, perancangan, menggambar, arsitektur furnitur, dan segala aspek yang berkaitan dengan desain. Dengan pendidikan tersebut, Interior Desainer terlibat sejak perancangan awal hingga desain akhir. Sedangkan, untuk menjadi Dekorator tidak perlu menempuh pendidikan formal dan bisa dipelajari oleh siapa saja yang memiliki daya kreativitas tinggi. Keahliannya adalah menambahkan nilai estetika dalam mendekorasi interior dan terlibat saat bangunan selesai direnovasi.

Pentingkah Peran Interior Desainer dan Dekorator lokal dalam merenovasi rumah?

Kota Surabaya mengalami peningkatan laju penduduk yang berdampak pada kebutuhan rumah yang juga meningkat. Namun, hal tersebut tidak diimbangi dengan ketersediaan rumah yang bisa dijangkau oleh semua kalangan masyarakat, khususnya masyarakat menengah ke bawah. 

Kondisi tersebut memunculkan fenomena permukiman kumuh di kawasan pusat Kota Surabaya. Permukiman tersebut dibangun seadanya tanpa memperhitungkan struktur tata ruang dan konstruksi bangunan yang baik sehingga menimbulkan permasalahan lingkungan, tata ruang, dan sosial yang lebih besar.

Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka dibutuhkan peran Interior Desainer dan Dekorator lokal. Interior Desainer bertanggung jawab terhadap perencanaan tata letak ruang, menetapkan konstruksi, menentukan warna, mengatur pencahayaan, memilih bahan, merancang furnitur, dan lain-lain, yang dikerjakan atas dasar pertimbangan fungsional, estetika, kesehatan, keamanan, dan kenyamanan.

Sedangkan, tanggung jawab Dekorator mencakup finishing (pelapisan dan pengecatan) dan penataan perabot serta aksesorinya. Peran Dekorator memang penting, namun ia tidak mempertimbangkan interaksi dan kebiasaan manusia yang merupakan bidang Interior Desain. Meskipun tanggung jawabnya tidak seluas Interior Desainer, namun Dekorator bisa bekerjasama dengan Interior Desainer dalam merancang ruangan dan mendesain ulang tata ruang.

Kesimpulannya, Interior Desainer dan Dekorator sama-sama memiliki peran yang besar dalam meningkatkan kualitas ruangan. Perbedaannya terletak pada bidang pekerjaan, lingkup tanggung jawab, jaringan, dan pendidikan.

Perlukah menggunakan jasa Interior Desainer & Dekorator di Surabaya?

Sebagai kota metropolitan yang berkembang pesat, gaya hidup masyarakat Surabaya juga berubah. Misalnya, restoran tidak hanya sebagai tempat makan dan minum, tetapi bergeser menjadi sarana bersosialisasi, berkumpul dengan keluarga, hingga memperkuat relasi bisnis, sambil menikmati makanan dan minuman. Hal itu menunjukkan perubahan gaya hidup berpengaruh pada desain interior dan dekorasi bangunan di Surabaya.

Salah satunya konsep desain pada Restoran 1914 Surabaya yang menerapkan konsep kemewahan ala kolonial. Kesan kolonial ditampilkan melalui aspek bentuk, warna, dan material. Sedangkan, kesan mewah ditampilkan melalui pencahayaan dan warna. Secara keseluruhan, konsep desain interior dan dekorasi Restoran 1914 Surabaya mampu menghadirkan suasana yang menenangkan bagi pengunjung.

Iklim dan geografis suatu wilayah juga menjadi faktor yang penting untuk dipertimbangkan dalam merenovasi. Surabaya memiliki iklim tropis dengan suhu rata-rata berkisar antara 23,6 °C hingga 33,8 °C dan memiliki kondisi geologis dan wilayah perairan yang relatif aman dari bencana gempa bumi dan tanah amblesan. 

Aspek tersebut diterapkan pada desain interior Rumah Miring yang bergaya industrial. Gaya industrial memiliki beberapa ciri yang cocok untuk diterapkan di iklim tropis, diantaranya ruangan yang tidak memiliki batas antara eksterior dan interior, keterbukaan antar ruang, serta sirkulasi udara yang memadai.

Semua aspek yang berlaku di suatu wilayah sangat penting untuk diperhitungkan jika Anda ingin merenovasi rumah. Untuk memenuhi semua aspek tersebut bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Oleh karena itu, dibutuhkan jasa Interior Desainer dan Dekorator Surabaya yang memahami perkembangan masyarakat, kota, serta iklim dan geografis Surabaya, untuk membantu Anda mewujudkan desain rumah impian.

Bagaimana saya menemukan Interior Desainer dan Dekorator yang tepat di Surabaya? Homify adalah cara mudah dan cepat untuk Anda terhubung dengan banyak Interior Desainer & Dekorator yang mumpuni dan berpengalaman di Surabaya. Saatnya berkonsultasi langsung dengan profesional kami untuk merealisasikan rumah idaman.