Ide desain & gambar dapur gaya Skandinavia l homify Ide desain & gambar dapur gaya Skandinavia

Ide desain & gambar dapur gaya Skandinavia

  1. Rumah AB Dapur Gaya Skandinavia Oleh Asaterra Studio Skandinavia
  2. HC House Oleh CV Berkat Estetika Skandinavia Kayu Lapis
  3. Butuh bantuan untuk dapur anda?
  4. Rumah AB Dapur Gaya Skandinavia Oleh Asaterra Studio Skandinavia
  5. Kitchen set & interior Oleh viku Skandinavia Kayu Wood effect
  6. Kitchen set & interior Oleh viku Skandinavia Kayu Wood effect
  7. Kitchen set & interior Oleh viku Skandinavia Kayu Wood effect
  8. Butuh bantuan untuk dapur anda?
  9. Kitchen set & interior Oleh viku Skandinavia
  10. Kitchen set & interior Oleh viku Skandinavia Kayu Wood effect
  11. Desain Dapur Mr. Ruli - Kutoarjo Oleh RK Interior Design Skandinavia
  12. Desain Dapur Mr. Ruli - Kutoarjo Oleh RK Interior Design Skandinavia
  13. Desain Dapur Mr. Ruli - Kutoarjo Oleh RK Interior Design Skandinavia
  14. Tomang Residence Dapur Gaya Skandinavia Oleh PT VISIO GEMILANG ABADI Skandinavia Kayu Lapis
  15. Skandi House Dapur Gaya Skandinavia Oleh r.studio Skandinavia Kayu Lapis
  16. SMALL NOT TO SMALL Oleh Moire Living Skandinavia Kayu Lapis
  17. Renovasi Rumah Pribadi Surabaya Oleh Maxima Studio Medan Interior Design & Arsitek Skandinavia
  18. Bima Residence Dapur Gaya Skandinavia Oleh Budi Setiawan Design Studio Skandinavia
  19. Dapur Gaya Skandinavia Oleh JESSICA DESIGN STUDIO Skandinavia
  20. Dapur Gaya Skandinavia Oleh JESSICA DESIGN STUDIO Skandinavia
  21. Kitchen Dapur Gaya Skandinavia Oleh Veon Interior Studio Skandinavia Kayu Wood effect
  22. Dapur Gaya Skandinavia Oleh 耀昀創意設計有限公司/Alfonso Ideas Skandinavia
    Ad
  23. Dapur Gaya Skandinavia Oleh 耀昀創意設計有限公司/Alfonso Ideas Skandinavia
    Ad
  24. Dapur Gaya Skandinavia Oleh Annalisa Carli Skandinavia Kayu Wood effect
  25. Dapur Gaya Skandinavia Oleh Rima Design Skandinavia
    Ad
  26. Dapur Gaya Skandinavia Oleh 知域設計 Skandinavia
  27. Oleh Moderestilo - Cozinhas e equipamentos Lda Skandinavia MDF
    Ad
  28. Dapur Gaya Skandinavia Oleh Honeybee Interior Designers Skandinavia
  29. Dapur Gaya Skandinavia Oleh stabrawa.pl Skandinavia
  30. Oleh Singular Arquitectura Skandinavia
  31. Dapur Gaya Skandinavia Oleh 辰林設計 Skandinavia
  32. Dapur Gaya Skandinavia Oleh 耀昀創意設計有限公司/Alfonso Ideas Skandinavia
    Ad
  33. Dapur Gaya Skandinavia Oleh EF_Archidesign Skandinavia
    Ad

Selayang pandang dapur Skandinavia

Dengan menonjolkan cahaya alami, garis yang bersih, dan kayu yang dicat, dapur Skandinavia adalah tampilan sempurna sebuah dapur kontemporer. Kesederhanaan dan keramahan dapur Skandinavia menjadi latar belakang bagi kehidupan rumah tangga modern. Bila Anda merasa dapur dengan perangkat dapur terkini terlihat terlalu kaku dan fungsional, gaya Skandinavia adalah pilihan seimbang yang mengeksploitasi tradisi dan modernitas. Gaya yang lahir di akhir Perang Dunia II sebagai hasil reinterpretasi masyarakat Nordik (Swedia, Norwegia, Denmark, Islandia, Finlandia) terhadap gaya klasik, awalnya mengutamakan material lokal yang mudah didapatkan. Pada saat itu gagasan sosial demokratik terhadap keindahan dan status muncul menggeser pandangan lama. Gagasan itu berpandangan bahwa produk fungsional yang dulu hanya dimiliki sebagian kaum berada seharusnya terjangkau untuk siapa saja.

Paduan kesederhanaan, keindahan, dan fungsionalitas menjadi fokus utama desain Skandinavia. Namun fungsionalitas menjadi prioritas utama. Iklim keras Eropa Utara di mana negara-negara Nordik berada, terutama di musim salju, telah memicu masyarakat Sknadinavia untuk mengutamakan kegunaan di atas dekorasi dan kesederhanaan akan dengan sendirinya mengikuti. Fokus pada fungsionalitas ini didapat desain Skandinavia dari gerakan Bauhaus Jerman yang juga mengilhami munculnya gaya minimalis di Benua Amerika.

Menghadirkan dapur Skandinavia di rumah Indonesia

Pada dasarnya, gaya Skandinavia mudah diaplikasikan dan tidak membutuhkan banyak biaya. Bahan-bahan dasarnya termasuk tirai dan perabotan berwarna putih, dinding warna kapur, ubin polos atau lantai kayu bermotif pasir. Untuk menghadirkan gaya Skandinavia di dapur bisa dilakukan dengan tanpa membeli furnitur baru. Arsitek interior kami dapat membantu anda untuk memberikan masukan desain ideal yang fungsional, tanpa menguras kantong. Cukup dengan mengecat furnitur, misalnya, kita sudah bisa hadirkan kesederhanaan fungsional dalam dapur kita. Saran-saran homify selengkapnya tentang penampilan dapur Skandinavia adalah:

1. Dinding

Secara keseluruhan, warna gaya Skandinavia adalah pucat dan dingin, tapi tidak menjemukan. Cat adalah sentuhan akhir utama untuk dinding, langit-langit, bagian-bagian dari kayu, dan furnitur built-in. Warna permukaan lebih cenderung matte dan lembut, tidak mengkilap atau terlalu terang (kebalikan dari warna gaya Mediteran). Ini artinya, warna yang dipilih sebaiknya abu-abu kehijauan, biru keabu-abuan, atau putih kehitaman. Jika dapur memerlukan sentuhan warna hangat, krem pucat atau kuning krem adalah opsi sempurna. Seluruh ruangan dapat berwarna pucat, dan bagian-bagian yang terbuat dari kayu atau lemari dapat dicat dengan warna yang lebih kuat. Sederhananya, cat seluruh dinding ruangan dengan warna putih. Hindari warna pastel karena warna jenis ini tidak mengandung kedalaman karakter gaya Skandinavia.

Area berlapis ubin selalu dibutuhkan dapur jenis apapun, khususnya di sekitar bak cuci piring dan kompor. Pilih ubin keramik warna putih, abu-abu, atau biru pucat untuk backsplash agar serasi dengan tema utama. Penataan ubin backsplash bisa berpola papan catur, atau sertakan panel-panel bergambar pada dinding yang polos.

2. Bagian-bagian yang terbuat dari kayu (woodwork)

Pucat dan dinginnya dapur Skandinavia akan diimbangi oleh penggunaan elemen kayu. Perlu diingat bahwa dalam gaya Skandinavia, elemen kayu selalu dicat dan tidak memperlihatkan warna aslinya. Pintu kayu, papan kayu pelapis dinding (bila ada), dan bingkai jendela atau pintu dapat dicat dengan warna yang sama dengan dinding, tapi dengan nada yang lebih kuat. Di dapur Skandinavia lemari dan meja dapur, serta gantungan peralatan masak adalah elemen ruangan yang juga terbuat dari kayu. Khusus untuk meja dapur sebaiknya pilih bahan kayu yang tahan lama, mengingat area ini nantinya akan terpapar panas dari panci yang baru diangkat dari kompor, percikan air panas, goresan pisau, dll. Saat ini beberapa produsen perabot rumah tangga telah menawarkan kitchen set dengan meja dapur yang berlapis granit atau marmer. Dua material ini juga memiliki tampilan yang bisa disesuaikan dengan gaya Skandinavia dan lebih tahan lama. Bila ingin menghemat, kita bisa meminta bantuan profesional untuk mengganti alas meja dapur saja tanpa mengganti seluruh meja dapur dengan yang baru.

3. Lantai

Lantai dapur harus kuat tapi mudah dibersihkan. Tak jauh berbeda dengan warna dinding, flooring gaya Skandinavia klasik mengutamakan warna pucat atau cenderung putih. Hal ini berlaku baik untuk lantai kayu maupun lantai ubin. Lantai ubin bisa terbuat dari teraso atau keramik berwarna putih, baik polos atau berpola. Bila memilih ubin berpola, sebaiknya pola tidak terlalu menyolok atau berbentuk kecil-kecil dengan warna yang tidak menonjol. Bisa juga membuat susunan pola papan catur dengan warna hitam putih. Namun kita tidak dapat menggunakan pola flooring ini bila backsplash dapur juga berpola papan catur. Tujuannya adalah untuk menghindari kesan terlalu ramai yang berlawanan dengan kaidah gaya Skandinavia.

4. Furnitur

Di tengah iklim yang sering tak bersahabat, kehangatan menjadi sesuatu yang didambakan. Dalam sudut pandang gaya Skandinavia, kehangatan bisa didapatkan dengan cara berkumpul bersama keluarga di dapur yang hangat. Inilah mengapa furnitur makan selalu ada di dapur gaya Skandinavia. Bukan hanya untuk menghemat atau memaksimalkan penggunaan ruang, tapi juga untuk mengumpulkan semua penghuni rumah dalam kehangatan. Furnitur ruang makan saat ini banyak ditawarkan, tapi tentu saja ada biaya tambahan yang harus dianggarkan. Bila belum memungkinkan membeli furnitur baru, kita bisa mengecat meja dan kursi makan dengan nuansa warna Skandinavia. Bisa juga dengan menempatkan satu atau dua kursi dari bahan berbeda (besi, rotan, dsb.) bersama kursi makan bawaan asli meja makan untuk menciptakan penampilan yang unik dan mengatasi kehambaran nuansa pucat dengan cara yang tidak makan banyak biaya.